Duniaekspress, 7 Februari 2018. – Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, seorang pemuda muda Palestina menjadi martir dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki Selasa malam (6/2).

“Khalid Waleed al-Tayeh menjadi martir setelah dia ditembak di dada saat bentrokan dengan pasukan Israel di kota barat utara Nablus,” kata Kementerian Kesehatan Palestina dalam sebuah pernyataannnya yang dikutip Anadolu Agency.

Dalam pernyataannya Kemnterian juga menyebutkan, sebanyak 37 warga Palestina juga terluka akibat tembakan, enam dari yang terluka berada dalam kondisi kritis.

“Delapan lainnya menderita sesak napas karena gas air mata yang berat menembaki mereka oleh pasukan Israel,” tambahnya.

Pasukan Israel pada hari Selasa menyerang Nablus, memprovokasi pemuda Palestina untuk turun ke jalan.

Baca Juga: BENTROK, TENTARA ISRAEL TEMBAK MATI PEMUDA PALESTINA

Beberapa hari yang lalu Kementrian Kesehatan Palestina juga melaporkan adanya seorang pemuda Palestina yang ditembak mati dalam bentrokan dengan tentara Israel pada hari Sabtu dalam sebuah penggerebekan di Tepi Barat yang diduduki.

Kementerian mengatakan, pemuda tersebut ditembak di kepala setelah bentrokan pecah saat sebuah serangan tentara Israel untuk memasuki desa Burqin di Tepi Barat utara.

Kementerian kesehatan mengidentifikasi orang yang tewas itu sebagai Ahmad Abu Obeid, 19.

Wilayah Palestina tetap mantap oleh ketegangan sejak Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel Desember lalu. Pergerakan AS menarik kecaman dari seluruh wilayah dan memicu protes marah di wilayah Palestina – dan beberapa bentrokan dengan tentara Israel – yang sejauh ini menyebabkan setidaknya 24 orang Palestina tewas.