Duniaekspress, 9 februari 2018. – Jakarta — Memerangi ancaman siber menjadi fokus Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat ini. Sebab, dampaknya dinilai cukup signifikan terhadap keamanan dan keutuhan bangsa.

”Kita mengantisipasi ancaman siber,” ujarnya usai menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Gubernur, Sekretaris Daerah dan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik se-Indonesia di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Rabu (7/2).

Contoh dari ancaman siber yakni dengan banyaknya berita bohong atau hoax. Namun yang paling menjadi perhatian Hadi yakni perkembangan teknologi siber bisa menciptakan lonewolf (sebutan bagi mereka yang melakukan aksi teror seorang diri).

”Dengan kemajuan teknologi kita mudah memprofilling seseorang. Kemudian orang itu akan dibina secara online dan ancamannya menjadi lonewolf, menjadi serigala-serigala tunggal yang siap melakukan teror. Itu bagian ancaman siber,” jelasnya.

Melalui jaringan teknologi itu, para lonewolf bisa merancang sendiri senjata untuk melakukan aksi teror.

”Termudah apalagi dengan perkembangan sekarang, aktivisual intelejen, bisa membuat apapun. Ini adalah ancaman siber,” tukas Hadi.

Sumber : Jawapos

 

Baca juga, TUTUP DISKOTIK, FAHIRA APRESIASI BIMA ARYA