Duniaekspress, 22 Februari 2018. – Pada Selasa (20 Februari), As-Sahab, devisi media Al-Qaidah Pusat, kembali merilis video Aiman Azh-Zhawahiri. Tidak sebagaimana yang dirilis beberapa waktu terakhir, video tersebut menampakkan wajah Azh-Zhawahiri yang terbaru. Dalam video yang berdurasi enam menit itu, Azh-Zhawahiri mengkhususkan pesannya untuk umat Islam pada umumnya, dan khususnya jihadis di Syam. Pimpinan Al-Qaidah tersebut berpesan untuk tetap teguh memperjuangkan diterapkannya hukum dan syariat Islam, serta untuk bersatu. Ia juga mengingatkan bahwa jihad Syam memiliki pengaruh yang sangat penting, karena merupakan pertempuran di jantung dunia Arab-Islam, dan merupakan pertempuran di lereng-lerang Baitul Maqdis.

Berikut terjemahan lengkapnya:

 

WAHAI SAUDARA-SAUDARA KAMI DI SYAM! PERBAIKILAH HUBUNGAN DI ANTARA SESAMA KALIAN

Dr. Aiman AzhZhawahiri

 

Wahai saudara-saudara (kami) kaum Muslimin di setiap tempat

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Wa ba’du:

Saya tujukan pesanku ini kepada rekan-rekan dan saudara-saudara Kami di Syam, negeri ribath dan jihad, yang sedang menghadapi pertempuran berdarah-darah, perang yang terus berkobar-kobar, dan bom-bom yang terus menyala, yang terus dihujankan dengan masif dari koalisi Nashairiyah-Rafidhah-Rusia-Amerika.

Saya katakan kepada mereka, “Saya berharap kalian mau menerima pesan-pesan singkatku ini. Pesan dari seorang saudara kalian yang terikat oleh jalinan persaudaraan Islam, dengan mengesampingkan organisasi dan afilisasi apa pun mereka.”

Saudara-saudara ku yang mulia! Perang ini merupakan perang yang membinasakan dan perang yang sangat keras, yang harus kalian lalui. Kalian dan kami harus bersandar dalam menghadapinya dengan berdoa kepada Allah agar Dia berkenan memberi jalan keluar kepada kita. Sebagaimana firman-Nya, “Dan betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertakwa. Mereka tidak (menjadi) lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar. Dan tidak lain ucapan mereka hanya doa, ‘Wahai Rabb kami! Ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebihan (dalam) urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir’. Maka Allah memberi mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” [QS. Ali Imran: 146-148].

Semoga Pelindung kita, Allah, dengan kemurahan-Nya berkenan mengabulkan doa-doa kita, dan menganugerahkan kemenangan kepada kita. Sebagaimana firman Rabb kita SWT kepada Nabi-Nya SAW, “Wahai orang-orang beriman! Ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikaruniakan) kepadamu ketika bala tentara datang kepadamu, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan bala tentara yang tidak dapat terlihat olehmu. Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (Yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika penglihatan(mu) terpana dan hatimu menyesak sampai ke tenggorakan dan kamu berprasangka yang bukan-bukan terhadap Allah. ” [QS. Al-Ahzab: 9-10 ]. Juga sebagaimana firman-Nya, “Dan ingatlah ketika kamu (para Muhajirin) masih (berjumlah) sedikit, lagi tertindas di bumi (Mekah), dan kamu takut orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, maka Dia memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kami rezeki yang baik agar kamu bersyukur” [QS. Al-Anfal: 26].

Saudara-saudaraku, kaum Muslimin dan Jihadis di Syam! Saya wasiatkan diri saya dan kalian dua hal. Dengan izin Allah, keduanya akan  menghantarkan kalian kepada kemenangan. Kedua wasiat tersebut yaitu, (pertama) berpegang teguh pada akidah Islam dengan terus-menerus berpegang padanya serta tidak berpaling sama sekali, dan tidak berlepas diri untuk menerapkan hukum dan syariat Islam di Syam. Karena tidak ada satu pun sumber hukum di atas syariat Islam, dan tidak ada satu pun kekuasaan yang boleh sejajar dengannya.

(Kedua), hendaknya kalian bersatu, bermufakat, berhimpun, berlebur, saling tolong menolong, dan merapat menjadi satu barisan. Sebab, dengain izin Allah, inilah modal kemenangan dan keberhasilan. Kuburlah penyebab-penyebab perselisihan dan berhimpun lah kalian semua, supaya terealisasi pada diri kalian firman Allah SWT yang berbunyi, “Dan janganlah kamu berselisih, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan kekuatanmu hilang” [QS. Al-Anfal: 46], dan juga firman-Nya, “Dan berpegang teguhlah kami pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai” [QS. Ali Imran: 103].

Janganlah menjadikan diri kalian sebagai bahan permainan di tangan mereka yang menamakan diri mereka ‘pendukung’.  Mereka hanya berusaha menjadikan kalian sebagai alat untuk merealisasikan ambisi mereka, atau ambisi orang yang mengarahkan mereka. Tetapi, bersatu dan berhimpunlah kalian. Semoga Allah senantiasa menganugerahkan rezeki kepada kalian dari arah yang tidak kalian sangkakan.

Persolan lain yang ingin saya ingatkan kepada saudara-saudara dan rekan-rekan kami di Syam bahwa pertempuran mereka dapat berpengaruh penting; bahkan sangat berpengaruh. Karena ia merupakan pertempuran di jantung dunia Arab-Islam, dan merupakan pertempuran di lereng-lerang Baitul Maqdis. Untuk itu, harus terdetik dalam diri mereka bahwa ia merupakan pentempuran yang panjang. Para jihadis harus membekali dirinya dengan kesabaran, tidak tergesa-gesa mengharapkan hasil-hasil (kemenangan), dan tidak terlalu mempertahankan wilayah. Tetapi, semua tekad mereka adalah untuk memperburuk kondisi musuh sehingga membuat mereka binasa yang disebabkan banyaknya pukulan, panjanganya serangan, dan terus berlanjutnya berbagai pertumpuran, serta menyisakan berbagai kerugian terhadap mereka,

Tanamkanlah dalam diri kalian bahwa pertempuran tersebut akan berlangsung puluhan tahun; bahkan mungkin berabad-abad. Untuk itu, kalian perlu bersatu dengan saudara-saudara kalian di Syam dan juga di seluruh negeri-negeri Islam. Kalian harus mengalihkan persoalan di Syam menjadi persoalan seluruh umat Islam. Jika bersatu, kalian akan memasuki masa-masa kebahagian dan bisa memperbarui harapan dalam hati umat Islam yang akan terus berkumpul di sekitar kalian, menyokong kalian, mendukung kalian, membantu kalian, serta menunjang kalian, dengan izin Allah. Oleh itu, bertakwalah kalian kepada Allah, dan perbaikilah hubungan di antara sesama kalian.

Ya Allah! Tolonglah kaum Muslimin di Syam. Satukanlah mereka, persatukanlah hati mereka, dan satukanlah barisan mereka. Turunkanlah kepada kami dan kepada mereka pertolongan, kemenangan, dan dukungan-Mu.

وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على سيدنا محمد وآله وصحبه وسلم

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 

Sumber: risala.ga

 

Baca juga, AMIR AL-QAIDAH SOROTI KEGAGALAN REVOLUSI ARAB SPRING