Duniaekspress, 22 Februari 2018. – Jenewa – Badan Anak PBB, UNICEF mengutuk serangan rezim Assad di Ghautah Timur baru-baru ini yang mengakibatkan tewasnya 167 warga sipil.

Direktur Regional UNICEF, Geert Cappelaere menyatakan bahwa serangan rezim Assad telah membuat Ghautah Timur menjadi ladang bencana kemanusiaan.

Foto Sabai Daniel.

“Tidak adakah yang akan memberi keadilan terhadap anak-anak yang terbunuh, ibu mereka, ayah mereka dan orang yang mereka cintai,” paparnya pada Selasa (20/02).

Pernyataan yang disampaikan Cappelaere ini sendiri merupakan sebuah aksi protes terhadap pembunuhan yang dilancarkan rezim Assad tanpa pandang bulu.

Sebelumnya, sumber pertahanan sipil sipil Suriah menyatakan bahwa 167 warga sipil telah terbunuh dalam waktu dua hari di Ghautah Timur.

Foto Sabai Daniel.

Dalam rinciannya, serangan rezim Assad pada hari Senin menewaskan 88 warga sipil dan 79 pada hari berikutnya.

Walau demikian, pihak pertahanan sipil setempat memperkirakan akan meningkatnya korban tewas di Ghautah Timur karena serangan yang masih berlanjut di beberapa daerah. [hun]

Sumber: Anadolu Agency

 

Baca juga, PEMBANTAIAN MUSLIM GHOUTA MASIH BERLANJUT, 250 ORANG TEWAS DALAM 2 HARI