Duniaekspress, 7 Maret 2018. – Moskow – Kementerian Pertahanan Rusia, Selasa (06/03), mengatakan jumlah korban tewas akibat kecelakan pesawat kargo milik angkatan udara Rusia di dekat pangkalan udara Rusia di Suriah berjumlah 39 orang. Jumlah ini bertambah dari yang dilaporkan sebelumnya, yang berjumlah 32 orang.

Dephan Rusia mengungkapkan bahwa seluruh korban tewas adalah anggota militer aktif. Mereka terdiri dari 26 penumpang dan 6 awak pesawat. Tidak ada yang selamat dalam kecelakaan tersebut.

Menurut pernyataan Dephan, pesawat kargo militer jenis Antono 26 itu jatuh 500 meter dari bandara Hameimim di Lattakia saat hendak mendarat. Menurut informasi awal, kecelakaan itu “mungkin disebabkan oleh masalah teknis.”

Harian Nasional Rusia, Kommersant, kembali menegaskan bahwa semua penumpang personil militer. Ini merupakan insiden terbesar dengan jumlah korban prajurit terbanyak yang dialami Rusia di Suriah.

Surat kabar tersebut menunjukkan bahwa Rusia menggunakan pesawat Antonov 26 untuk mengirim personil, makanan, peralatan dan peralatan lainnya antarprovinsi di Suriah.

Antonov 26 adalah pesawat angkut militer yang dilengkapi dengan dua turboprop, sebuah pesawat jet ketiga. Pesawat ini mampu mengangkut muatan 5,5 ton dan mencapa kecepatan 435 km / jam. Antonov 26 merupakan jenis pesawat kargo untuk mengirim barang jarak pendek dan menengah.

Kecelakaan pesawat Rusia yang menewaskan puluhan tentara ini terjadi di saat Moskow mendukung rezim Assad membombardir Ghouta Timur. Insiden ini sedikit melegakan rakyat Suriah yang menjadi korban serangan Rusia.

 

Sumber: Al-Araby Al-Jadid

 

Baca juga, RUSIA : AS DIRIKIAN 20 PANGKALAN MILITER DI SURIYAH