Duniaekspress, 9 Maret 2018. – Baghdad – Pengadilan Iraq menjatuhkan vonis mati kepada saudara perempuan mantan pemimpin Al-Qaidah Iraq, Abu Umar Al-Baghdadi, pada Kamis (08/03). Dia dituduh terlibat aksi “terorisme” dan dijerat dengan pasal serupa.

Hakim tinggi pengadilan Iraq, Abdul Sattar Birqdar, mengatakan kepada media bahwa pihaknya telah mempertimbangkan kasus salah satu tersangka, yaitu saudari pemimpin Al-Qaidah Irak Abu Umar Al-Bagdadi, yang terlibat kasus terorisme.

Birqdar mengatakan bahwa tersangka yang tidak disebutkan namanya itu mengakui bergabung dengan organisasi “teroris”. Menurut Birqdar, terdakwa mengaku memberi bantuan logistik dan membantu dalam aksi-aksi “teroris” serta membagikan gaji kepada anggota “teroris” di Mosul.

“Suami terdakwa juga salah satu komandan di Organisasi Al-Qaidah dan sudah divonis mati,” ujar Briqdar.

Vonis ini dijatuhkan beberapa pekan setelah pengadilan Iraq mengeluarkan hukuman serupa kepada sejumlah wanita warga negara asing yang bergabung Daulah Islamiyah (ISIS). Mereka ditangkap setelah pasukan pemerintah berhasil merebut wilayah ISIS, khususnya Mosul. Masih ada ratusan wanita asing ISIS lainnya yang menunggu vonis.

Abu Umar Al-Baghdadi terbunuh pada 2010 di wilayah gurun Iraq menyusul operasi gabungan militer pemerintah dan tentara AS. Dia merupakan orang nomor satu Al-Qaidah di Iraq, yang kemudian berhasil menggabungkan kelompok-kelompok jihad dengan mendeklarasikan Negara Islam Iraq.

Sumber: Sky News Arabia

 

Baca juga, MENCARI JEJAK KHILAFAH ISIS