Duniaekspress, 13 Mei 2018. – Surabaya – Kota Surabaya diguncang serangan bom yang terjadi di tiga titik berbeda. Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur membantah informasi yang menyebut ledakan terjadi di lima tempat.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menyatakan ada tiga ledakan yang terjadi di lokasi berbeda di Surabaya. Ledakan masing-masing terjadi di Gereja Katolik Santa Maria Ngagel Madya, GKI Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno.

Foto: Kondisi Gereja Santa Maria Tak Bercela usai ledakan bom, Ahad (13-05-2018)

“Sementara ada tiga lokasi ledakan, bahwa ada info ada lima lokasi ledakan itu tidak benar,” ujar Frans Barung Mangera, Ahad (14/5/2018) seperti dikutip beritajatim.com.

Menurut Frans di Gereja Katolik Santa Maria Ngagel Madya terjadinya ledakan pada pukul 07.30 WIB. Sampai saat ini ada dua orang yang meninggal dunia dan 11 orang lainnya luka-luka dan saat ini dirawat di Rumah Sakit termasuk diantaranya 2 orang anggota polisi.

Sementara ledakan di Gereja GKI Diponegoro kejadian pukul 08.00. Farn menyebut ada satu ibu-ibu meninggal dan dua orang mengalami luka-luka.

Frans menjelaskan pihak Polda Jatim juga melakukan identifikasi dan melakukan olah TKP di tiga tempat tersebut. (AB).

Sumber: Beritajatim