Duniaekspress.com (14/5/2018)- Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, setidaknya 28 warga Palestina menjadi martir dan ratusan lainnya terluka oleh tembakan pasukan penjajah Israel selama demonstrasi anti-pendudukan di Jalur Gaza.

“Korban tewas meningkat menjadi 28 orang dan 1.639 orang lain terluka oleh pasukan Israel,” ungkap juru bicara kementerian Ashraf al-Qidra dalam sebuah pernyataan yang dikutip Anadolu Agency, Senin (14/5/2018).

Dia menambahkan seorang anak di bawah umur termasuk di antara mereka yang tewas selama aksi protes berlangsung.

Dia juga mengatakan sembilan wartawan dan seorang medis cedera selama demonstrasi tersebut.

Sementara itu Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan, drone Israel terus menjatuhkan bom air mata pada demonstran Palestina yang ditempatkan di sepanjang perbatasan Gaza-Israel.

MENTERI PALESTINA SERUKAN DUNIA ISLAM BELA AL-AQSHA

HAMAS KECAM SERBUAN PEMUKIM YAHUDI KE AL AQSHA

Ribuan warga Palestina berkumpul di perbatasan timur Jalur Gaza sejak pagi untuk mengambil bagian dalam protes yang ditujukan untuk memperingati ulang tahun Nakba dan memprotes pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Unjuk rasa akan mencapai puncaknya pada hari Selasa, 15 Mei, peringatan 70 tahun pendudukan Israel sebuah acara yang oleh orang Palestina disebut sebagai “Nakba”.

Sejak demonstrasi dimulai pada 30 Maret, setidaknya 49 demonstran Palestina telah tewas dan ratusan lainnya terluka, menurut angka Kementerian Kesehatan.

Pekan lalu, pemerintah Israel mengatakan bahwa aksi unjuk rasa merupakan bagian dari hukum perang dan hak asasi manusia tidak berlaku dalam kasus tersebut. [fan]