Duniaekspress.com (16/5/2018)- Komite Tetap Liga Arab untuk Hak Asasi Manusia pada hari Selasa menyerukan kepada jaksa Pengadilan Pidana Internasional untuk segera menyelidiki kejahatan penjajah Israel terhadap warga Palestina.

“Israel adalah entitas yang menindas dan pembunuh dan politisi dan perwiranya harus dibawa ke Pengadilan Pidana Internasional,” kata Amjad Shamout, ketua komite, dalam sebuah pernyataan yang dikutip Al Arabiyah, Selasa (15/5/2018).

Shamout merujuk pada pembunuhan puluhan orang Palestina oleh pasukan Israel selama bentrokan dan protes pada Senin atas pembukaan yang sangat kontroversial kedutaan AS di Yerusalem.

Kepala jaksa ICC, Fatou Bensouda, mengatakan dia akan “mengambil tindakan apa pun yang dijamin” untuk mengadili kejahatan.

“Staf saya dengan waspada mengikuti perkembangan di lapangan dan merekam setiap dugaan kejahatan yang bisa masuk ke dalam” yurisdiksi pengadilan, katanya dalam sebuah pernyataan kepada AFP, ia menambahkan: “Kekerasan harus dihentikan.”

Pemimpin Liga Arab Ahmed Abul Gheit mengutuk “pembantaian” warga Palestina, yang katanya mirip “kejahatan perang”.

Dalam sebuah pernyataan, dia meminta komunitas internasional untuk “melindungi rakyat Palestina, yang telah memilih jalan perjuangan damai dan telah dihadapkan dengan kebrutalan, kekerasan dan pembunuhan”.

ERDOGAN: HAMAS BUKAN ORGANISASI TERORIS

ANAK PALESTINA TAK LUPUT DARI SASARAN ISRAEL

Liga Arab akan mengadakan pembicaraan darurat Rabu untuk membahas apa yang disebutnya “ilegal” relokasi kedutaannya ke kota yang disengketakan.

Status Yerusalem mungkin adalah masalah paling sulit dalam konflik Israel-Palestina.

Israel menganggap seluruh kota ibukotanya, sementara Palestina melihat Jerusalem timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka. [fan]