Duniaekspress.com (17/5/2018)- Keamanan Palestina mengakatan Israel pada Kamis pagi menyerbu dua situs militer yang berafiliasi dengan Brigade Izzudin al-Qassam, sayap militer Hamas, di Jalur Gaza utara dan barat, menurut sumber keamanan Palestina.

“Jet tempur Israel menyerang posisi Brigade di kota Lahia di Gaza utara,” kata sumber keamanan Palestina kepada Anadolu Agency secara anonim karena pembatasan berbicara dengan media, Kamis (17/5/2018).

“Israel telah menyerang situs itu dengan empat rudal,” tambah sumber tersebut.

Sumber tersebut juga mengatakan ada bebera situs terkait Hamas lainnya ditargetkan oleh pesawat tempur Israel di sebelah barat kota Gaza tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Militer Israel telah mengakui dalam sebuah pernyataan Kamis pagi bahwa pesawat tempurnya telah menyerang “target teror Hamas di Gaza utara”.

Menurut pernyataan itu, empat dari target itu adalah “bangunan dan infrastruktur teror di kompleks militer” sementara tiga lainnya “di fasilitas produksi senjata”.

“Serangan itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap tembakan machinegun berat yang menargetkan kota Sderot dan Israel selatan dan sejumlah serangan penembakan sepanjang hari,” kata pernyataan itu.

TAK AKHIRI BLOKADE, HAMAS ACAM SERANG ISRAEL

SAUDI MASUKAN 10 PEMIMPIN SYIAH “HIZBULLAH” DALAM DAFTAR TERORIS

Hamas belum mengomentari pernyataan tentara Israel, tetapi Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan setidaknya satu orang luka ringan selama serangan Israel di Gaza utara.

Pada hari Rabu, baterai artileri Israel menembaki tiga pos terdepan Hamas di dekat pagar Gaza-Israel.

Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penembakan itu datang sebagai tanggapan atas “tembakan ke arah pasukan Israel” di dekat pagar.

Ketegangan telah tinggi di dekat pagar Gaza-Israel di tengah demonstrasi yang sedang berlangsung oleh demonstran Palestina untuk menuntut hak untuk kembali ke rumah mereka di Palestina yang bersejarah.

Unjuk rasa itu juga bertujuan untuk menghancurkan blokade yang dilakukan Israel selama satu dekade di Jalur Gaza.

Sejak demonstrasi Gaza dimulai pada 30 Maret, lebih dari 100 demonstran Palestina telah menjadi martir oleh tembakan tentara Israel, termasuk 62 martir pada hari Senin dan Selasa. [fan]