Duniaekspress (18/5/2018)- Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi telah membuat keputusan langka untuk membuka penyeberangan Rafah dengan Gaza selama sebulan, yang memungkinkan orang Palestina menyeberang selama periode suci Ramadhan.

Keputusan untuk membuka penyeberangan Rafah tersebut diambil “untuk meringankan penderitaan” warga Palestina,” Kata Sisi dalam laman Facebook Kamis (17/5/2018).

Penyeberangan Rafah adalah satu-satunya pintu gerbang Gaza ke dunia luar yang tidak dikontrol oleh Israel, tetapi Mesir telah menutupnya dalam beberapa tahun terakhir, dengan alasan ancaman keamanan.

Pembukaan perbatasan Rafah sebelumnya telah dipersingkat karena kekerasan di Semenanjung Sinai atau dengan alasan lain dari pihak yang berwenang.

PERNYATAAN SYAIKH AYMAN AL-ZHAWAHIRI SOAL PERPINDAHAN KEDUBES AS KE AL-QUDS

PESAWAT TEMPUR ISRAEL RUDAL INFRASTRUKTUR HAMAS

Pengumuman Sisi muncul setelah sekitar 60 orang Palestina tewas oleh tembakan Israel di perbatasan Gaza awal pekan ini, dengan korban yang digambarkan oleh kementerian luar negeri Mesir sebagai martir.

Sebanyak 114 warga Gaza telah tewas dalam protes dan bentrokan perbatasan sejak 30 Maret, menjelang pembukaan kontroversial Senin dari kedutaan AS di Yerusalem. [fan]