Duniaekspress.com (20/5/2018)- Aksi solidaritas untuk Palestina, sekitar ratusan orang berkumpul di kota New York Amerika Serikat Jum’at (18/5), aksi damai yang digelar NY4Palestine dalam rangka mengecam aksi brural Isarel di Jalur Gaza.

Iris Tatian salah saru peserta aksi mengatakan ia masih ingat saat pertama kali dia memercikkan cat merah pada bendera Israel.

Ngeri serangan yang dilancarkan Israel di kamp pengungsi Jenin pada 2002, Tatian mengatakan dia menyulam bendera mini Amerika ke bendera Israel dan menyemprotkan cat merah pada keduanya sehingga bendera-bendera itu akan tampak bersimbah darah.

Dia mengatakan dia melakukannya untuk menampilkan kebrutalan Israel dan keterlibatan AS. Sekarang di akhir tahun enam puluhan, dia tidak berharap akan tetap membawanya ke protes Palestina ditahun yang akan datang.

“Itu terjadi 16 tahun lalu, dan tidak ada yang berubah. Saya telah membawa bendera ini selama bertahun-tahun untuk protes,” kata Tatian yang berbicara lembut kepada Al Jazeera saat demonstrasi solidaritas Palestina di New York City pada Jumat.

“Dan ya, saya lelah membawa bendera ini, tetapi bayangkan orang-orang Palestina. Sudah 70 tahun bagi mereka, bayangkan bagaimana perasaan mereka,” katanya.

Tatian adalah salah satu dari setidaknya 800 orang yang turun di Times Square pada hari Jumat untuk bergabung dengan demonstrasi yang diselenggarakan oleh koalisi NY4Palestine dalam solidaritas dengan Palestina setelah satu minggu pertumpahan darah di Gaza.

11 ORANG TEWAS AKIBAT GUDANG SENJATA MELEDAK DI SURIYAH

JUM’AT PERTAMA RAMADHAN, RIBUAN WARGA PALESTINA PADATI AL AQSHA

Setidaknya 64 orang tewas dan 2.700 lainnya terluka ketika militer Israel melepaskan tembakan pada hari Senin pada puluhan ribu demonstran sehari sebelum peringatan Nakba ketika lebih dari 700.000 orang Palestina diusir dari Palestina historis pada tahun 1948.

Sejak aksi protes dimulai pada 30 Maret, militer Israel telah menewaskan 113 orang, termasuk 15 anak-anak, dan setidaknya 12.000 orang lainnya telah terluka, termasuk 3.500 dengan luka tembak. [fan]