Duniaekspress.com (20/5/2018)- Harian Jerman terkemuka memecat kartunis karena dianggap berpandangan anti-semit pada hari Jumat (18/5) setelah ia menggambar karikatur Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Kartun yang dibuat oleh Dieter Hanitzsch menunjukkan Netanyahu membawa sebuah rudal di tangannya. Dia berdandan sebagai penyanyi Israel Netta Barzilai yang memenangkan kontes Eurovision tahun ini. Gelembung pidato di atas mengatakan: “Tahun depan di Yerusalem.”

Kartun itu menyebabkan kegemparan di media sosial dan media Jerman lainnya.

Editor-in-Chief Suddeutsche Zeitung, Wolfgang Krach meminta maaf atas karikatur itu, namun Hanitzsch menolak.

Berbicara kepada media lokal, kartunis berusia 85 tahun itu mengatakan dia ingin mengkritik eksploitasi Netanyahu dari kontes Eurovision untuk tujuannya sendiri dan menuduhnya menyalahgunakan kemenangan penyanyi.

Dia menambahkan bahwa itu bukan hal yang umum bagi surat kabar untuk memecat kartunisnya melalui gambar.

“Anda bisa menegurnya, memperingatkan dia, tetapi memecat bukanlah cara yang baik,” katanya.

AKSI SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA DARI NEW YORK

JUSUF KALLA BICARA SOAL BANTU PALESTINA

Sebelumnya, Hanitzsch telah menggambar kartun yang mengkritik dan bahkan menghina Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Dia membela atas dasar kebebasan pers dan ekspresi, karena gambarnya diterbitkan di surat kabar yang sama. [fan]