Duniaekspress.com (31/5/2018)- Pasukan bersenjata Yaman dari pemerintah yang sah menemukan rudal balistik yang ditinggalkan oleh milisi Houthi sebelum mereka melarikan diri dari distrik al-Durayhimi di pesisir barat kota Hudaydah.

Sebuah video yang diterbitkan militer Yamab menunjukkan, rudal anti-kapal yang ditinggalkan mirip dengan yang digunakan di masa lalu oleh Houthi untuk menargetkan kapal-kapal sipil dan militer dari Hudaydah.

Sumber lapangan mengkonfirmasi kepada Al Arabiya bahwa dua rudal balistik juga ditemukan ditinggalkan oleh milisi Houthi di distrik yang sama.

Berita Terkait:

YAMAN REBUT HUDAYDAH DARI MILISI SYIAH HOUTHI

Milisi telah menggunakan distrik al-Durayhimi sebagai titik awal untuk meluncurkan serangan rudal terhadap kapal internasional di Laut Merah dan juga untuk menargetkan warga sipil di al-Mokha dan al-Khokha.

Video itu juga menunjukkan tempat-tempat yang telah dibebaskan dari pemberontak Houthi yang terletak hanya 18 km dari pusat kota Hodeidah, dan Houthi juga banyak kehilangan milisinya, dalam video tersebut mayatnya milisi tersebar di daerah-daerah itu.

Sebelumnya Perdana Menteri Yaman Ahmed bin Daghr mengatakan, saat ini pasukan Angkatan Darat berada di puncak kemenangan melawan pemberontak Houthi di provinsi barat Yaman Al-Hudaydah.

“Pertempuran masih berlangsung di provinsi itu, di mana koalisi yang dipimpin Saudi mendukung pasukan pro-pemerintah,” katanya seperti yang dikutipa Anadolu Agency, Rabu (30/5/2018).

“Kemenangan kami di Al-Hudaydah akan diikuti oleh pembebasan provinsi-provinsi Taiz, Ibb, Al-Mahwit dan Saada,” lanjutnya.

“Pembebasan pelabuhan strategis Al-Hudaydah akan memungkinkan kita untuk mengamankan navigasi dan menjaga keamanan di perairan internasional,” tambahnya. [fan]