Duniaekspress.com (4/6/2018)- Liga Arab dalam siaran persnya pada hari Ahad (3/6) menuduh Israel sengaja membunuh seorang paramedis Palestina berusia 21 tahun di Jalur Gaza.

Razan al-Najar ditembak di dada oleh penembak jitu Israel pada hari Jumat ketika berlari untuk membantuan peserta demonstrasi yang terluka di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

“Otoritas pendudukan Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas pembunuhan petugas medis,” kutip siaran pers yang dikeluarkan pusat Liga Arab di Kairo, seperti yang dilansir Anadolu Ahad (3/6/2018).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Palang Merah dan badan amal medis lainnya untuk membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan “memaksa Israel untuk menghormati perjanjian internasional mengenai keselamatan dokter dan tenaga medis”.

Liga Arab juga mendesak PBB dan organisasi internasional lainnya untuk “menyelidiki kejahatan Israel dan untuk mengadili mereka yang bertanggung jawab dan meminta mereka bertanggung jawab atas kejahatan mereka.”

Berita Terkait:

RIBUAN ORANG IRINGI JENAZAH RAZAN

TENTARA ISRAEL TEMBAK MATI PETUGAS MEDIS DI GAZA

Demonstrasi damai telah diadakan sejak akhir Maret di Jalur Gaza, yang telah mengalami krisis kemanusiaan besar karena blokade Israel lebih dari satu dekade.

Sejak aksi massa di Gaza dimulai pada 30 Maret, lebih dari 120 demonstran Palestina telah menjadi martir dan ribuan lainnya terluka oleh tembakan tentara Israel.

Tentara Israel menggunakan amunisi hidup terhadap warga sipil yang menuntut kembali ke kota-kota dan desa-desa mereka di Palestina lama dan mengakhiri blokade tidak sah yang telah diberlakukan Israel di Gaza sejak 2006.

Banyak warga Palestina yang diwawancarai oleh yang menggambarkan sosok paramedis muda itu sebagai “malaikat penjaga” karena membantu banyak demonstran yang terluka oleh tembakan Israel selama protes anti-pendudukan. [fan]