duniaekspress.com, 5 Juni 2018. Setelah Turki berhasil mengamankan Afrin dari Kurdi,  kini ada kemajuan bagi Turki untuk mengamankan perbatasan bagian timur, yaitu manbij. Pada senin kemarin, menlu Turki, Mevlut Cavusoglu and sekretaris negara amerika, Mike Pompeo di Washington, DC menemui kesepakatan agar YPG keluar dari Manbij, utara Suriah.
Turki yakin Partai Uni Demokratis Kurdi (PYD) di Suriah dan sayap bersenjatanya YPG memiliki hubungan dengan Partai Pekerja Kurdistan yang terlarang (PKK). PKK bagi Turki adalah kelompok teroris, dan peperangan PKK dengan Turki di masa lalu telah mengorbankan 10.000 orang. Sementara bagi amerika kelompok ini adalah kunci bagi penaklukan ISIS di wilayah tersebut.
“Saya senang bahwa kami telah mencapai kemajuan besar dalam YPG / PKK dan kami mengharapkan hasil nyata untuk pertemuan kami dengan Sekretaris Pompeo pagi ini, “kata Cavusoglu seperti dikutip oleh kantor berita Anadolu.

Pernyataan bersama oleh para diplomat tinggi mengatakan perjanjian itu “mencakup langkah-langkah untuk memastikan keamanan dan stabilitas” di sana.

Pernyataan itu tidak mengungkapkan rincian mengenai rencana atau jadwalnya.

INI SERUAN ERDOGAN UNTUK HADAPI KONSPIRASI MATA UANG, BAGAIMANA INDONESIA?

TURKI MEMILIKI SIMPANAN EMAS 400 TON UNTUK HADAPI TURUNNYA NILAI TUKAR MATA UANG

Langkah ini, yang lama ditunggu oleh Turki, datang pada saat ketegangan dalam hubungan bilateral mengenai kebijakan Suriah yang lebih luas dan atas keputusan Washington pada bulan Desember untuk memindahkan kedutaannya di Israel ke Yerusalem.
Turki kesal oleh dukungan AS terhadap pejuang Kurdi di Suriah dan telah mengancam akan memompa serangannya dari wilayah Afrin di Suriah utara ke arah yang lebih ke timur, yaitu kd Manbij, meresikokan diri untuk terjadinya konfrontasi dengan pasukan AS yang ditempatkan di sana.
Hubungan antara Ankara dan Washington telah memburuk karena berbagai faktor, termasuk hukuman di New York pada Mei terhadap mantan eksekutif bank negara Turki hingga 32 bulan penjara karena mengambil bagian dalam skema penghentian sanksi Iran, sebuah kasus yang disebut Turk sebagai sebuah serangan politik.

Turki juga telah menimbulkan kegelisahan di Washington dengan keputusannya untuk membeli rudal-rudal permukaan-ke-udara S-400 dari Rusia dan menolak menarik status penahanan terhadap seorang pendeta Kristen AS, Andrew Brunson, di Turki atas tuduhan “terorisme”.

(AZ)