Duniaekspress.com. (10/6/2018). -Idlib – Hampir semua atau sekitar  90% pembunuhan yang terjadi di Idlib dilakukan oleh gerombolan yang mengklaim sebagai Daulah ISIS, Yang mana mereka menewaskan banyak Muhajirin dan Mujahidin Juga warga sipil, dan ini adalah fakta. Begitu saudara-saudara kita mulai mengamankan warga awam dari  serangan gerombolan isis maka semua serangan berhenti kemarin, lalu mereka menculik 3 ikhwan Dan memotong kepala mereka, lalu memposting foto mereka. Kejadian  itu sudah diakui ISIS secara tidak resmi,  karena mereka paham jika mereka mengklaim secara resmi (di chanel mereka) maka mereka akan kehilangan dukungan dari umat.  Mereka Membunuh muslim dengan cara yang sangat kotor dan pengecut. Para korban Ini adalah ikhwan-ikhwan kita. Mereka  (isis)mengatakan ini adalah tindakan balas dendam atas serangan yang di Salqeen, Dan di atas tubuh saudara-saudara kita mereka buatkan kertas bertuliskan “Jazaan Wifaqa” yang merupakan penggalan ayat dari Quran.

Sekarang Kami hanya menunggu perintah, Ada cukup banyak (isis) sama kita (di penjara) dan sekitarnya, Semua akan terbunuh! Insya Allah. Bahkan wanita dan anak-anak mereka ada bersama kita. Kami tidak akan membunuh mereka (wanita dan anak-anak) tetapi hanya laki-laki mereka. Mulut para perempuan mereka masih buruk (ucapannya). Sekarang tidak akan ada belas kasihan lagi bagi mereka.

Foto Adam Muhammad.

Mujahid Abu al Farook gugur (syahid inshaAllah) di bunuh secara keji oleh gank ISIS di di idlib

Kami memberi mereka begitu banyak peluang, Kami terlalu berbelas kasihan terhadap mereka, dan mereka menyerang kita, namun kita tidak pergi mencari, Itulah mengapa dikatakan Rasulullah SAW tidak berbicara dengan hawa nafsu sama sekali

Itu adalah wali Allah, Rasulullah SAW hanya memberikan satu solusi untuk mereka: Membunuh mereka semua tanpa belas kasihan. Dan kami melihatnya Setiap saat.

Setiap saat Kami memiliki belas kasihan tapi mereka malah tusuk kami dari belakang. Selalu begitu, Itulah satu-satunya solusi yang mereka miliki. Dan mereka tampaknya bukan bermental sebagai pahlawan, Tapi mengemis, saat qisos mereka suka menangis dan minta ampun, mengatakan bahwa mereka cuma tertipu itulah yang terjadi.

Dan Setelah kami memiliki banyak belas kasihan kepada mereka, Dan menerima mereka dan keluarga mereka dan memperlakukan mereka dengan baik, Beginilah cara mereka membayar, Bahkan kami pergi dan membebaskan mereka dari penjara (assad) Dan setelah semua ini mereka membalas kita dengan pembunuhan ini,  dan membunuh banyak orang dari Muhajirin dan Mujahidin serta penduduk sipil. Semua Pembunuhan (assasinasi) terakhir dilakukan oleh mereka.

Jadi jika seseorang masih memiliki pemikiran bagus (husnudzon) untuk para pembunuh ini maka dia adalah salah satu dari mereka atau dia tidak tahu satu hal pun dari apa yang terjadi di sini

Kami mengasihani mereka, berpikir bahwa mereka adalah Muslim. Mereka mungkin Muslim tetapi mereka jauh dari Sunnah Rasulullah SAW. Dan Rasulullah SAW memberi kami hanya satu solusi untuk menghadapi mereka. Yaitu melenyapkannya.

kekejaman para pengikut daulah IS/ISIS terhadap mujahidin lainnya yang mereka cap murtadz

Salah satu pria yang digantung di leher dari jembatan di Ariha, dan yang lain terbaring mati di lantai. Kedua pria mengenakan setelan oranye, dengan kertas di dada mereka dengan ‘Dawlah al Islam’ (negara Islam) yang ditulis pada mereka.

Foto : mujahidin HTS dieksekusi gerombolan ISIS

poto : mujahidin HTS yang menjadi korban kekejaman ISIS

Gambar lain menunjukkan tiga anggota HTS tergeletak di lantai yang dipenggal, dengan kepala mereka ditempatkan di punggung mereka, lagi-lagi memakai pakaian oranye. Dengan keterangan mengatakan negara Islam: akan datang lebih banyak lagi.

Kelihatannya seolah-olah pembunuhan akan mendapat giliran yang lebih jahat.

Dan Mujahidin Tahreer Sham (HTS) berjanji dan hanya tinggal menunggu perintah, untuk membunuh semua anggota khawarij isis terutama yang saat ini menjadi tawanan (kecuali istri dan anak mereka).

-petinggi security HTS-

sumber : mujahid-media

Baca juga, ISIS DI BERSIHKAN DARI IDLIB