MUJAHIDIN THALIBAN BONGKAR KLAIM PALSU NATO TENTANG PERJANJIAN DAMAI

Duniaekspress.com. (13/6/2018). – Afghanistan – Perwakilan Senior Sipil NATO Cornelius Zimmerman menyatakan kepada awak media bahwa pembicaraan tidak resmi terus berlangsung dengan Imarah Islam (thaliban).

Kami (Imarah Islam Afghanistan) menolak klaim yang disebutkan oleh NATO tersebut dan menekankan bahwa tidak ada proses rahasia semacam itu. Hal itu bisa saja terjadi karena beberapa orang yang diduga “berwajah” Mujahidin atau orang-orang materialistik bisa menipu rezim Kabul yang putus asa dan kalah untuk percaya bahwa mereka adalah perwakilan Mujahidin.

Orang-orang seperti itu tidak memiliki hubungan dengan Mujahidin Imarah Islam.

Pernyataan serupa juga terlontar dari jenderal AS Nicholson beberapa hari sebelumnya, Imarah Islam juga mengklarifikasi pada saat itu bahwa mereka tidak percaya pada pembicaraan rahasia dan tidak ada sesuatu yang terjadi dengan siapa pun dan di mana pun.

Kepala NATO dan Amerika membuat pernyataan tak berdasar untuk membuat publik sibuk dan mengalihkan perhatian mereka dari kenyataan di lapangan bahwa mereka kalah dan gagal di Afghanistan.

Imarah Islam sekali lagi membuatnya sangat jelas bahwa solusi mendasar untuk ketidaksanggupan Amerika di Afghanistan adalah dengan penarikan pasukan pendudukan dari Afghanistan dan menyerahkan wilayah ke rakyat Afghanistan.

Membuat klaim palsu dapat memberikan manfaat propaganda singkat tetapi hanya memperumit masalah. Klaim palsu juga dapat diartikan sebagai bentuk melarikan diri dari musuh dan mengakui porsoalan sebenarnya.

 

Juru bicara Imarah Islam Afghanistan

Zabihullah Mujahid

26/09/1439 Hijri Lunar

21/03/1397 Hijriah Surya 12/06/2018 Gregorian

 

Sumber:  alemarah

 

Baca juga, ARAHAN MUJAHIDIN THALIBAN TENTANG IDUL FITRI