MUJAHIDIN THALIBAN BELUM MERESPON GENCATAN SENJATA SEPIHAK YANG DIUMUMKAN PRESIDEN AFGHANISTAN ASHRAF GHANI

Duniaekspress.com. (18/6/2018). – Kabul – Presiden rezim Afghanistan Ashraf Ghani, pada Ahad (17/06), mengumumkan memperpanjang gencatan senjata Hari Raya Idul Fitri selama 10 hari. Ini merupakan pengumuman sepihak dari pemerintah. Dan belum ada tanggapan dari pihak Thaliban terkait hal ini.

Sebelum Idul Fitri, Ashraf Ghani mengumumkan gencatan senjata selama  tiga hari di hari raya iedul fitri. Namun gencatan senjata itu hanya berlaku untuk Thaliban saja, dan tidak berlaku untuk Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS).

Thaliban menyetujui gencatan senjata itu. Akan tetapi Thaliban juga mengecualikan terhadap pasukan asing dalam jeda pertempuran tersebut.

Foto: Pasukan keamanan Afghanistan

“Pasukan Afghanistan boleh menghadang setiap serangan yang datang,” kata juru bicara Kepresidenan, Durani Waziri, saat mengumumkan perpanjangan gencatan sepihak tersebut, seperti dilansir Reuters pada Ahad.

Menurut jadwal, gencatan senjata Idul Fitri akan selesai pada hari Rabu (20/6) besok. Namun Pemerintah afghan ingin memperpanjang gencatan senjata itu setelah pihak Thaliban merespon.

Pemerintah rezim Afghanistan tahun ini mengalami gelombang serangan oleh mujahidin thaliban di berbagai wilayah. Setidaknya 50 persen lebih wilayah Afghanistan menjadi target mujahidin Thaliban dan pemerintah banyak kehilangan distrik yang direbut thaliban dalam operasi militer yang dinamakan oleh mujahidin thaliban sebagai operasi khandaq (RR).

Sumber: Reuters

Baca juga, MUJAHIDIN THALIBAN BONGKAR KLAIM PALSU NATO, TENTANG KESEPAKATAN DAMAI