BAKU TEMBAK PECAH DI JAMU KASHMIR, 6 ORANG TEWAS.

Duniaekspress.com (22/6/2018)- Empat gerilyawan, seorang polisi dan seorang warga sipil dikabarkan tewas dalam tembak-menembak di distrik Anantnag di Jamu Kashmir pada Jumat pagi.

Pihak berwenang rumah sakit mengatakan sekitar 20 warga sipil juga terluka oleh tembakan senjata pasukan India di dekat lokasi bentrokan di desa Srigufwara di distrik Anantnag.

Seperit yang diberitakan Anadolu Agency, warga sipil yang tewas dalam baku tembak adalah pemilik rumah di mana para pejuang Kashmir diduga bersembunyi. Istri dari pemilik rumah juga menderita luka tembak dan dilarikan ke rumah sakit.

Setelah baku tembak terjadi, puluhan warga melakukan aksi protes terhadap militer India yang bertindak semena-mena. Dikabarkan belasan demonstran luka-luka akibat tembakan militer India.

Baca Juga:

PERTEMPURAN DI SURIYAH SELATAN KIAN MEMANAS

MUJAHIDIN THALIBAN DISAMBUT HANGAT OLEH RAKYAT AFGHANISTAN

Sementara itu, Gubernur NN Vohra, yang mengambil alih kendali wilayah hanya dua hari yang lalu, menyerukan pertemuan semua pihak untuk membahas masa depan negara.

Jamu Kashmir atau jammu dan Kashmir saat ini berada di bawah kendali langsung pemerintah pusat India.

Kashmir, wilayah Himalaya mayoritas Muslim, dipegang oleh India dan Pakistan dalam beberapa bagian dan diklaim oleh keduanya secara penuh. Sepotong kecil Kashmir juga diklaim oleh China.

Beberapa kelompok Kashmir di Jammu dan Kashmir telah berperang melawan kekuasaan India untuk kemerdekaan atau untuk bersatu dengan negara tetangga Pakistan. Menurut beberapa organisasi hak asasi manusia, ribuan orang dilaporkan tewas dalam konflik di wilayah itu sejak tahun 1989.