Duniaekspress.com (24/6/2018)- Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), organisasi induk militan Pakistan, pada hari Sabtu (23/6) mengumumkan Mufti Noor Wali Mahsud sebagai Amir baru kelompok itu.

Pengumuman itu datang 10 hari setelah Amir TTP Mullah Fazlullah tewas bersama dengan empat militan lainnya dalam serangan pesawat tak berawak AS di Afghanistan timur.

Pernyataan tertulis TTP pada hari Sabtu yang dirilis oleh juru bicara TTP, Muhammad Khorasani, yang mengakui kematian Fazlullah.

Dalam rilis tersebut juga TPP mengumumkan pengangkatan Muzahim terkenal sebagai Mufti Hafizullah telah ditunjuk sebagai wakil pemimpin Tehrik-e-Taliban Pakistan.

Noor Wali Mahsud, 40, juga dikenal sebagai Abu Mansour Asim, lahir pada 1978 di distrik suku barat laut Waziristan Selatan. Dia mendapat pendidikan awal dari seminari lokal di desanya dan menyelesaikan pendidikan agama di Faisalabad, di provinsi Punjab tenggara, dan Karachi, kota terbesar di Pakistan.

Wali bergabung dengan Taliban Afghanistan pada tahun 1999 dan mengambil bagian dalam pertempuran melawan Aliansi Utara-nya. Dia kembali ke Pakistan pada tahun 2001 setelah invasi AS ke Afghanistan, dan bergabung dengan Taliban setempat pada tahun 2003.

Baca Juga:

GEMBONG ISIS SA’D Al-HUNAYTI TERTANGKAP DI IDLIB

KEKEJAMAN ZIONIS ISRAEL DARI PENGUSIRAN AL-NAKBA SAMPAI PENJAJAHAN TAK BERUJUNG

Para pejabat Afghanistan dan AS mengatakan bahwa Mullah Fazlullah menjadi arget sasaran dalam serangan pesawat tak berawak di provinsi Kunar, Afghanistan timur, pada 13 Juni.

Sementara itu, laporan menunjukkan bahwa Noor Wali Mehsud adalah salah satu rekan dekat mantan kepala Tehrik-e-Taliban Pakistan Baitullah Mehsud.

Dia ditunjuk sebagai pemimpin golongan Tehrik-e-Taliban Pakistan Mehsud setelah pembunuhan Khalid Sajna pada Februari tahun ini.

Noor Wali dituduh berkomplot dan melakukan serangan terhadap mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto selain itu dia dituduh banyak serangan lainnya, termasuk beberapa serangan mematikan terhadap pasukan Pakistan.