Duniaekspress.com (24/6/2018)- Militer Irak mengatakan serangannya telah menewaskan sedikitnya 45 anggota Daesh, yang juga dikenal sebagai ISIS dalam serangan udara di Suriah timur dan ini adalah operasi kedua dalam waktu kurang dari sebulan.

“Jet tempur F-16 telah menargetkan pertemuan para pemimpin senior ISIS di wilayah Hajin di timur Suriah, Deir Az Zor, dekat perbatasan Irak,” kata militer Irak, seperti yang dikutip Al jazeera, Sabtu (23/4/2018).

“Mereka yang tewas termasuk seorang utusan untuk pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi,” tambah pernyataan militer tersebut, tanpa memberikan informasi waktu terjdinya serangan tersebut.

Tiga rumah yang dihubungkan oleh terowongan bawah tanah juga hancur, kata pernyataan itu. Serangan udara dilakukan berdasarkan “intelijen” dan atas permintaan Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi.

Baca Juga:

SETELAH MULLAH FAZLULLAH TEWAS, INILAH PEMIMPIN BARU TALIBAN PAKISTAN

GEMBONG ISIS SA’D Al-HUNAYTI TERTANGKAP DI IDLIB

Hajin, yang terletak sekitar 50 km dari perbatasan Irak, adalah pusat penduduk terbesar yang masih di bawah kendali ISIL di Suriah.

Sebelumnya pada hari Sabtu, seorang komandan militer Irak mengatakan pasukan Irak telah meluncurkan dua operasi untuk memburu para pejuang di daerah gurun Irak barat dekat perbatasan dengan Suriah.

Angkatan udara Irak telah melakukan beberapa penyerangan di wilayah yang dikuasai ISIS di Suriah sejak April, termasuk salah satu sasarannya adalah markas pemimpin ISIS di Hajin pada 24 Mei.

Pada bulan Desember, al-Abadi mengumumkan bahwa pasukan negara telah menguasai semua wilayah yang sebelumnya dipegang oleh ISIS.

ISIS telah merebut Mosul, kota terbesar kedua Irak, pada pertengahan 2014. Pada bulan Juli tahun lalu, al-Abadi menyatakan bahwa semua Mosul telah direbut kembali dari ISIL setelah serangan sembilan bulan.