Duniaekspress.com (27/6/2018)- Militer Israel pada Rabu pagi menyatakan mereka telah melakukan serangan di Jalur Gaza terhadap dua target milik Hamas.

“Hamas bertanggungjawab atas serangan roket yang ditembakkan ke wilayah Israel dan sebagai balasan atas serangan yang menargetkan dua pos pengamatan Hamas di utara Gaza,” kata militer Israel pada akun twitternya yang dikutip Anadolu, Rabu (27/6/2018).

Baca Juga:

MYANMAR PECAT JENDRAL YANG DISANKSI UNI EROPA

ISLAMOPHOBIA, AMERIKA KELUARKAN KEPUTUSAN KONTROVERSI

Juru Bicara Hamas Fawzi Barhoum melalui pernyataan tertulis mengatakan bahwa aksi pembalasan oleh gerakan pertahanan ini dibutuhkan karena Israel meningkatkan ketegangan, dengan menargetkan warga dan pendemo Palestina. Namun, dia tidak secara langsung mengklaim bertanggungjawab atas nama organisasinya atas serangan roket kepada Israel.

Pesawat perang Israel pada Selasa (26/6) menembakkan rudal kepada sekelompok warga Palestina yang sedang menerbangkan layang-layang di timur Jalur Gaza.

Para aktivis Palestina beberapa waktu ini menerbangkan layang-layang dan balon ke arah wilayah Israel sebagai bagian dari aksi demonstrasi mereka di dekat pagar keamanan perbatasan Israel-Gaza yang dimulai pada 30 Maret.

Sejak protes ini dimulai, setidaknya 132 warga Palestina telah menjadi martir dan ribuan lainnya luka-luka akibat tembakan senjata Israel.

Para pemrotes meminta “hak untuk pulang” ke rumah mereka di wilayah bersejarah Palestina, di mana mereka terusir paksa pada 1984 untuk pendirian negara baru Israel.

Mereka juga menuntut berakhirnya blokade Israel kepada Jalur Gaza yang sudah berlangsung puluhan tahun, yang telah membuat daerah teluk ini tertekan secara ekonomi dan membuat penduduknya tak bisa mendapatkan kebutuhan pokok.