Duniaekspress.com. (29/6/2018). – Israel – Zionis Israel Tidak Mengizinkan Para Pengungsi Suriah Memasuki Wilayahnya, Namun Bersedia Menyalurkan Bantuan Kemanusiaan.

Militer Israel mengatakan pada Jum’at hari ini (29 Juni) bahwa pihaknya telah mengirim bantuan kemanusiaan kepada warga Suriah yang telah berkumpul di dekat perbatasan utara Israel (Dataran Tinggi Golan) menyusul serangkaian serangan udara yang dilakukan oleh rezim syi’ah Assad dan sekutu-sekutunya di kota-kota dan desa di provinsi Daraa, di selatan Suriah.

“Tadi malam, dalam operasi khusus, bantuan kemanusiaan telah disalurkan ke penduduk Suriah yang melarikan diri dari kekacauan [di Daraa] dan sekarang tinggal di tenda di dataran tinggi Golan, Suriah,” kata tentara Israel dalam sebuah pernyataan.

“Sebagai bagian dari operasi berjam-jam, 300 tenda telah dikirim, bersama dengan 13 ton makanan, 15 ton makanan bayi, tiga palet peralatan medis dan obat-obatan, dan 30 ton pakaian dan sepatu,” kata sumber tersebut.

Sumber militer tersebut melanjutkan mereka melakukan “pemantauan ketat” peristiwa di Suriah selatan dalam persiapan untuk “berbagai skenario”.

Pada hari Kamis, seorang pejabat senior Israel mengatakan Israel tidak akan mengizinkan “satu pengungsi” untuk memasuki wilayah Israel tetapi siap untuk menawarkan bantuan kemanusiaan.

“Israel akan melakukan apa yang bisa mereka lakukan untuk membantu para pengungsi Suriah, namun tidak mengizinkan mereka masuk ke wilayaj negara itu,” kata pejabat, yang tidak disebutkan namanya, kepada Channel 10 Israel.

Selama beberapa hari terakhir, Daraa telah mengalami pemboman udara yang intens dan serangan darat, dengan pasukan rezim Suriah – yang didukung oleh kelompok milisi Syi’ah – mengokupasi kota Busra al-Harir dan Nahta.

Suriah baru saja mulai muncul dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Assad menindak keras para demonstran dengan kebiadaban yang tidak terduga. (RR)

Sumber — via @yenisafakEN

Baca juga, ISRAEL RENCANAKAN PERLUAS PEMUKIMAN