Duniaekspress.com (2/7/2018)- Petugas keamanan Irak telah memulai pembangunan pagar keamanan di sepanjang perbatasannya dengan Suriah untuk menghentikan anggota ISIS menyeberang ke negara itu.

Pagar Pembatas diperbatasan yang mencakup parit setinggi enam meter, sejauh ini berjalan 20km utara dari daerah di sekitar kota perbatasan al-Qaim, yang diambil pasukan Irak dari ISIS pada bulan November.

“Sepuluh hari yang lalu kami mulai membangun pagar keamanan berduri dengan menara pengawasan di sepanjang perbatasan dengan Suriah,” kata Anwar Hamid Nayef, juru bicara penjaga perbatasan di provinsi Anbar Irak, seperti dikutip oleh kantor berita AFP.

Berita Terkait:

IRAK EKSEKUSI MATI 12 ANGGOTA ISIS

IRAK AKAN SEGERA EKSEKUSI TAHANAN ISIS

Sementara itu Mayor Jenderal Hamid Abdullah Ibrahim, komandan penjaga perbatasan Irak, yang mengatakan bahwa Pasukan sekarang sedang mempersiapkan untuk memasang kamera termal untuk mencegah orang-orang bersenjata mencoba menyeberang dari Suriah.

“Baik penyusup maupun penyelundup atau teroris tidak akan menembus perbatasan kita di masa depan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Pada akhir tahun lalu, Baghdad menyatakan kemenangan atas kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL, juga dikenal sebagai ISIS), yang melanda Irak pada pertengahan 2014 dan menguasai hampir sepertiga negara.

Kelompok ini, bagaimanapun, masih memegang kantong wilayah di padang pasir yang luas di Suriah timur dan mempertahankan kemampuannya untuk menyerang di Irak.

Nayef mengatakan bahwa para ahli dari kementerian pertahanan Baghdad dan koalisi anti-ISIS yang dipelopori oleh Amerika Serikat akan datang “untuk mengevaluasi efektivitas pagar”.

“Jika mereka menyetujui instalasi, kami akan melanjutkan sepanjang perbatasan dengan Suriah,” katanya.

Secara total, perbatasan membentang sekitar 600km.