ISRAEL DIAMBANG KEBANGKRUTAN

Duniaekspress.com (4/7/2018)- Akibat layang-layang dan balon api yang diterbangkan dari Jalur Gaza, seluas 5000 hektar lahan di permukiman-permukiman Yahudi pinggiran Jalur Gaza habis terbakar dan lebih dari 100 permintaan ganti rugi diajukan para petani Israel.

Pada hari Selasa (3/7), 18 kebakaran kembali terjadi di permukiman-permukiman Yahudi di pinggiran Jalur Gaza akibat layang-layang dan balon api yang diterbangkan dari Jalur Gaza.

Menurut surat kabar Zionis Ma’ariv dan Chanel TV14, kebakaran terjadi di sekitar pos militer Kisofim serta permukiman Yahudi Beeri dan Nahel Oz di wilayah terngah timur Jalur Gaza.

Baca Juga:

IMARAH ISLAM BUKANLAH KELOMPOK, MELAINKAN SEBUAH PEMERINTAHAN

PUTRA PEMIMPIN ISIS TEWAS

Sebelumnya radio Israel mengatakan bahwa kerugian ekonomi akibat layang-layang dan balon api yang diterbangkan dari Jalur Gaza, sampai sekarang mencapai 8,5 juta shekel atau sekitar 2,5 juta dolar.

“Lebih dari 100 permintaan ganti rugi diajukan oleh para petani dan para pemukim Yahudi kepada “Otoritas Pajak Israel, karena kerugian yang mereka alami akibat layang-layang dan balon api dari Jalur Gaza. lansir Arab Quds Press, yang dikutip Pusat Informasi Palestina, Rabu (4/7/2018).

Radio Israel menyebutkan layang-layang dan balon api ini telah membakar lebih dari 5000 hektar lahan dan merusak peralatan pertanian selama tiga bulan terakhir. Data ini belum termasuk kerugian yang terjadi pada hutan dan perlindungan alam serta infrastruktur lainnya.

Sebelumnya kebakaran juga terjadi, tepatnya di wilayah Wadi Hashkamah, dekat dengan rumah mantan Perdana Manteri Israel sebelumnya, Areil Sharon akibat balon tersebut.

“Layang-layang api yang diterbangkan dari wilayah Gaza menyebabkan kebakaran di ladang milik mendiang Ariel Sharon dan mendekati kediamannya. Api telah menghanguskan 200 acre ladang dan kebun milik warga Zionis, walau para petugas kebakaran berusaha memadamkanya,” lansir media Israel Walla yang dikutip PIP, Senin