Duniaekspress.com (6/7/2018)- Penasehat Media Hamas, Thaher Nunu menegaskan apa yang terjadi di Khan Ahmar merupakan aksi Israel untuk membersihkan komunitas Arab badui di sekitar Al-Quds.

Dalam pernyataan persnya yang disampaikan pada hari Kamis (5/7) Nunu menganggap aksi pengusiran penduduk asli Badui Arab dari Khan Ahmar merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

“Bagian dari rencana Zionis untuk membersihakn secara paksa etnis asli Palestina dari tanah airnya untuk mengubah nuansa alam wilayah Arab,” tegas Nunu seperti yang dikutip Pusat Informasi Palestina, Kamis (5/7/2018).

“Sikap teguh warga aseli badui Khan Ahmar menggambarkan tekad mereka yang akan tetap berpegang pada hak-haknya. Tak mungkin mereka melepaskan haknya, walau ada kemajuan apapun dalam perundingan,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, apa yang kita saksikan saat ini mematahkah klaim Zionis yang katanya demokratis dan menghormati kebebasan.

“Apa yang terjadi saat ini menunjukan sejauh mana sikap rasis mereka dan sebagai entitas yang sangat miskin moral dan nilainya,” ketus Nunu.

Baca Juga:

INILAH KEJAHATAN HOUTHI TERHADAP WANITA DAN ANAK-ANAK

135 GUGUR SEJAK AKSI KEPULANGAN DI JALUR GAZA

Nunu memuji sikap warga yang tetap menolak rencana Zionis dan kejahatanya dan tetap berpegang teguh untuk tinggal di tanah airnya. Ia juga menyerukan semua pihak untuk melawan semua rancangan Zionis untuk mengosongkan tanah Palestina dari penduduk aslinya. Ia minta masyarakat internasional serta semua pihak yang terkait untuk intervensi secepatnya kejahatan ini. Ini adalah kejahatan dan bentuk teror yang dilakukan Zionis.

Sebelumnya Pada hari Rabu (4/7), pasukan penjajah Zionis menyerbu ke tiga komunitas badui Palestina di timur al-Quds. Mereka membongkar dan menghancurkan rumah-rumah penduduk dalam rangka untuk mengusir paksa mereka, sebagai upaya untuk melakukan perluasan permukiman Yahudi.