Duniaekspress.com (6/7/2018)- Delapan orang tewas dan 13 lainnya luka-luka dalam serangan bersenjata yang terjadi pada pada Rabu malam di provinsi Ibb barat daya Yaman.

Berbicara dengan syarat tidak disebutkan namanya, seorang aparata Yaman mengatakan bahwa seorang pria bersenjata bertopeng telah menembaki sebuah pesta pernikahan di kota Mudhaykhirah di distrik Ibb’s Hamir.

“Berbekal senapan mesin, penyerang melepaskan tembakan pada tamu pernikahan termasuk anak-anak, sampai dia kehabisan amunisi,” katanya, seperti yang dikutipa Anadolu Agency, Kamis (5/7/2018).

“Dalam kebingungan, pelaku tak dikenal berhasil melarikan diri dari tempat kejadian,” tambahnya.

Baca Juga:

HAMAS: TINDAKAN ISRAEL DI KHAN AHMAR ADALAH CLEANSING ETNIS

INILAH KEJAHATAN HOUTHI TERHADAP WANITA DAN ANAK-ANAK

Sampai saat ini belum diketahu secara pasti apa motif yang melatar belakangi aksi penyerangan bersenjata tersebut.

Kota Mudhaykhirah saat ini di bawah kendali kelompok pemberontak Houthi Yaman, yang menguasai sebagian besar negara termasuk ibukota Sanaa pada tahun 2015.

Sebelumnya menteri Hak Asasi Yaman membeberkan data terkait kejahan pemberontak Houthi terhadap wanita dan anak-anak pada seminar di Jenewa.

Berbicara di publik, Mohammed Askar mengatakan Houthi telah membunuh 814 wanita dan melukai 4.179 pada periode dari September 2014 hingga Mei 2018.

Pelanggaran pemberontak Houthi terhadap wanita di Yaman termasuk pembunuhan, penyiksaan, penghinaan, kekerasan seksual, penahanan, penyiksaan psikologis, pemindahan paksa dan pelanggaran lainnya.