MUJAHIDIN AL SHABAAB SERANG KEMENTERIAN DALAM NEGERI SOMALIA

Duniaekspress.com (8/7/2018)- Setidaknya sembilan orang, termasuk tiga penyerang al-Shabaab tewas ketika ledakan bom kembar menargetkan gedung Kementerian Dalam Negeri di ibukota Mogadishu pada hari Sabtu (7/7).

Sersan Polisi Abdirahman Hassan mengatakan kepada Anadolu Agency melalui telepon sebuah baku tembak meletus setelah ledakan bom bunuh diri kembar itu.

“Serangan itu dimulai dengan dua ledakan “bom bunuh diri” yang ditujukan ke gedung Kementerian Dalam Negeri dan kemudian tiga gerilyawan al-Shabaab menyerbu gedung itu,” kata Hassan.

“Apa yang dapat kami konfirmasikan adalah setidaknya sembilan orang termasuk tiga militan al-Shabaab dan dua pejabat kementerian tewas dan situasi terkendali sekarang.”

Media lokal melaporkan bahwa sebanyak 17 orang yang sebagian besar warga sipil juga terluka dalam serangan itu.

Kelompok pemberontak yang berbasis di Somalia al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Baca Juga:

MILITER INDIA TEMBAKI PENGUNJUK RASA DI KASHMIR

MUJAHIDIN HTS BUKA FRONT BARU MENYERANG REZIM, UNTUK BANTU MUSLIM DARAA

MUJAHIDIN AL-SHABAB BENTROK DENGAN MILISI SUKU ANTEK PENJAJAH

Sebelumnya dikabarkan, 17 orang tewas dalam bentrokan antara Organisasi Al-Shabaab dan milisi suku di provinsi Ghalmand di Somalia tengah pada hari Kamis (5/7).

Juru bicara Al-Shabab, Abdul Aziz Abu Mush’ab, membenarkan hal itu. Di mengatakan bahwa pejuangnya terlibat pertempuran dengan milisi suku karena para milisi itu mendapat senjata dari negara tetangga, Ethiopia.

Ethiopia, lanjutnya, ingin menguasai pelabuhan Hubei, yang saat ini di bawah kendali Al-Shabab. Negara tersebut menggunakan milisi-milisi setempat untuk merebut jalan ke kota dan pelabuhan.

Ia menjelaskan, Hubei terletak sekitar 260 kilometer sebelah timur laut Haradere. Para pejuang Al-Shabab telah berhasil merampas seluruh senjata yang dipegang milisi suku itu.