MUJAHIDIN AL-SHABAB BENTROK DENGAN MILISI SUKU ANTEK PENJAJAH

Duniaekspress.com. (7/7/2018). – Ghalmand – Setidaknya 17 orang tewas dalam bentrokan antara Organisasi Al-Shabaab Somalia dan milisi suku di provinsi Ghalmand di Somalia tengah, sebagaimana dikatakan sumber warga dan Al-Shabab pada Kamis (05/07).

Radio Mogadishu yang dikelola pemerintah mengatakan dalam situs onlinenya, seperti dilansir Reuters, insiden itut erjadi di distrik Haradere pada Rabu (04/07) karena Al-Shabaab dituduh berusaha merekrut anak-anak di bawah umur untuk menjadi pasukan tempur.

“Gerakan (Al-Shabaab) meminta remaja untuk bergabung,” kata Radio Mogadishu. Selain itu, peraturan wajib zakat bagi warga yang mampu juga memicu kemarahan di antara penduduk dan milisi di wilayah yang dikuasainya itu.

Warga di daerah itu mengatakan kepada Reuters sembilan anggota milisi dan anggota Al Shabaab tewas dalam bentrokan itu.

Salah satu tokoh suku, Farah Ahmad, mengatakan kepada Reuters melalui telepon, “kami menyerang Al-Shabaab…kemudian Al-Shabab datang dengan pasukan besar dari berbagai daerah. Pertempuran berlanjut di antara kami sampai amunisi kami habis. “

Juru bicara Al-Shabaab, Abdul Aziz Abu Mush’ab, membenarkan hal itu. Di mengatakan bahwa pejuangnya terlibat pertempuran dengan milisi suku karena para milisi itu mendapat senjata dari negara tetangga, Ethiopia.

Ethiopia, lanjutnya, ingin menguasai pelabuhan Hubei, yang saat ini di bawah kendali Al-Shabaab. Negara tersebut menggunakan milisi-milisi setempat untuk merebut jalan ke kota dan pelabuhan.

Ia menjelaskan, Hubei terletak sekitar 260 kilometer sebelah timur laut Haradere. Para pejuang Al-Shabab telah berhasil merampas seluruh senjata yang dipegang milisi suku itu. (RR).

Sumber: Reuters

 

Baca juga, TENTARA KHUSUS AS TEWAS DITANGAN MUJAHIDIN ASH-SHABAAB