Duniaekspress.com. (10/7/2018). – Idlib –  Dikabar bahwa 10 saudara dari kalangan ansar dan muhajir mujahidin Tandzim Hurras al deen gugur (syahid inshaAllah) dalam operasi serangan inghimasiyyin menembus pertahanan rezim Nushairiy di front sinjar, barat Idlib. Mujahidin Hurras al Deen merupakan salah satu cabang dari mujahidin al-qaidah yang berada di front jihad syam.

Dan berikut ini Beberapa nama mujahid Hurras al Deen yang syahid dalam pertempuran inghimasy tersebut :

Abu Amjad al Jarjanaz
Abu Hajar al Jarjanaz
Syaikh Abu Usama al Battar (amir Katibat al Battar)
Abu Islam al Battar
Nimatullah al Muhajir
Abu Zubayr Halabi
Abu Hamza al Misri
Abu Dzar al Libi

Dan diberitan bahwa 2 syuhada lainnya belum  ketahui namanya..

Foto Adam Muhammad.

poto : abdurrahman chechen, mujahidin hurras al deen, salah seorang yang gugur dalam amaliyat inghimasy

Saudara kita tercinta Abu Abdurrahman Chechen, beliau salah satu dari 10 mujahid Tandzim Hurras al Deen yang syahid dalam operasi inghimasi di front sinjar kemarin, beliau dan sembilan Mujahidin lainnya gugur di jalan Allah setelah menginjak ranjau saat berusaha menembus garis depan wilayah rezim.

Abu Abdurrahman adalah muhajirin asal Chechnya, beliau datang ke tanah Syam pada tahun 2014 dengan tujuan datang untuk meninggikan kalimat Allah dan membela Muslim yang tertindas.

Awal perjalanan beliau bergabung dengan mujahidin Jabhat Nusra (JN), setelah JN bubar beliau berada dibarisan Jabhat Fath al Sham dan Tahreer al Sham (HTS). Setelah terbentuknya Hurras al Deen beliau menyatakan kembali ke barisan
Al Qaeda.

Foto Adam Muhammad.

poto : salah satu jenazah mujahidin yang gugur, yang mengacungkan telunjuknya

Selama berjihad di negeri Syam beliau telah terluka sebanyak 3 kali dalam pertempuran melawan musuh musuh Allah. Mulai dari mortir yang mengenai punggung saat beliau membawa saudara terluka, dan ketika beliau bergegas keluar dari kendaraan ketika terkena peluru kendali, dan beliau juga pernah terkena shell dari sebuah mortir ketika beliau melakukan ribath di malam hari.
Kami menyaksikan beliau salah satu saudara terbaik, tidak pernah membantah siapapun, selalu bersabar di jalan Allah, beliau juga memiliki hati yang penyayang dengan mengurus orang tua dan anak yatim.

Beliau menikah dengan seorang muslimah di Syam dan dikaruniai dua anak yang cantik.

Semoga Alloh menerima amal ibadahmu, wahai saudaraku dan menempatkanmu di barisan para Syuhada’ di Jannah Firdaus-Nya. (AB).

sumber : mujahid media

Baca juga, MUJAHIDIN HTS BUKA FRONT BARU MENYERANG REZIM, UNTUK BANTU MUSLIM DARAA