Duniaekspress.com (11/7/2018)- Mufti al-Quds dan Palestina, syaikh Muhammad Husain, menerbitkan fatwa yang mengharamkan penjualan tanah al-Quds dan Palestina kepada musuh.

Langkah ini bersamaan dengan upaya pemerintah zionis menguasai tanah-tanah Palestina, lewat RUU perijinan bagi warga yahudi untuk memiliki tanah di Tepi Barat.

“Tanah Palestina merupakan wakaf kaum muslimin, sehingga haram diperjualbelikan dan pengalihan kepemilikan kepada musuh.” kata Departemen Fatwa, seperti dikutip PIP, Selasa (10/7/2018).

“Bahwa berdosa hukumnya menjual tanah kepada musuh, atau mengambil ganti atas tanahnya,” tegasnya.

Baca Juga:

SERANGAN BOM TEWASKAN CALEG PARTAI SEKULER PAKISTAN

PERTAHANAN UDARA SAUDI KEMBALI HALAU RUDAL HOUTHI

Menjual tanah kepada musuh atau menjadi perantara bagi mereka, masuk kategori tindakan memberikan loyalitas kepada kaum kafir yang memerangi, loyalitas ini mengeluarkan seseorang dari agama, dan pelakukanya dianggap murtad dari Islam, dan berkhianat kepada Allah, Rasulullah, agama dan tanah air.

Bagi pihak yang melakukan hal ini, harus diboikot oleh kaum muslimin, tak boleh berinteraksi dengan mereka, tak menghadiri jenazahnya, tidak mensholatinya dan tidak menguburkannya di pemakaman kaum muslimin.

Komite kementerian di parlemen Israel pada Ahad lalu, mendiskusikan RUU perijinan bagi warga yahudi untuk memiliki tanah di Tepi Barat.