Duniaekspress.com (15/7/2018)- Kepolisian Mogadishu mengatakan, setidaknya tiga orang tewas termasuk dan beberapa lainnya terluka ketika dua ledakan bom mobil mengguncang ibukota Somalia Mogadishu pada hari Sabtu.

Seperti yang diberitakan Anadolu agency, Abdirahman Hassan, seorang sersan polisi di Mogadishu, mengatakan bahwa bom mobil pertama meledak di pos pemeriksaan keamanan dekat istana kepresidenan diikuti dengan baku tembak.

“Bom pertama meledakkan pos pemeriksaan keamanan dekat istana kepresidenan, di mana pasukan keamanan juga mencegah penyerang al-Shabaab memasuki hotel SYL, dan beberapa menit kemudian bom mobil lain meledak di dekatnya,” katanya.

Dia menambahkan bahwa jumlah total korban tidak jelas, tetapi tiga orang, termasuk dua penyerang al-Shabaab, tewas, tambahnya.

Baca Juga:

PENGANGGURAN DAN TENAGA KERJA ASING PICU AKSI MASSA DI IRAK

PESAWAT ISRAEL BOMBARDIR JALUR GAZA

Media lokal melaporkan bahwa lebih dari delapan orang, termasuk tentara, terluka dalam serangan itu.

Kelompok gerilyawan yang bermarkas di Somalia, al-Shabaab, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, mengatakan bahwa militannya telah menyerang istana kepresidenan dan hotel SYL di Mogadishu.

Serangan Sabtu tersebut terjadi setelah seminggu al-Shabaab menyerang gedung Kementerian Dalam Negeri Somalia di Mogadishu, menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk dua pejabat kementerian.