DEMONSTRASI DI IRAK BERKEMBANG MENJADI AKSI ANTI IRAN

Demonstrasi Irak berkembang menjadi aksi Anti Iran, Massa bakar foto pemimpin tertinggi Iran Khomeini di Basra.

Duniaekspress.com (17/7/2018)- Sebuah video yang beredar di media sosial seperti kerusuhan di Basra, menunjukkan beberapa demonstran membakar kantor-kantor partai politik yang berhubungan ke Iran, terutama mereka yang berasal dari milisi Badr, partai Dawa dan Partai Gerakan Kebijakan Nasional.

Foto-foto dan video yang beredar pada hari Ahad, menunjukkan pembakaran poster bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ruhollah Khomeini di jalan utama di provinsi Basra.

“Jalan-jalan Basra terus memprotes praktek-praktek Iran, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, terutama setelah air kita menjadi garam setelah drainase dibuang oleh Iran di Sungai Shatt al-Arab,” kata Abu Ahmad al-Mansoori seorang pengunjuk rasa di Basra, seperti yang dikutip Al Arabiya, Ahad (16/7/2018).

Baca Juga:

DEMONSTRASI BERDARAH SEMAKIN MELUAS DI IRAK

IMARAH ISLAM AFGHANISTAN : “JANGAN MENJADI PENDUKUNG ORANG KAFIR DAN KEZALIMAN”

Pusat minyak Basra yang hancur dan bagian lain dari jantung selatan Irak telah lama diabaikan, terutama oleh pemerintah yang dipimpin Syiah yang datang setelah mantan presiden Saddam Hussein. Protes serupa telah terjadi di masa lalu.

Para pengunjuk rasa menyerbu bandara internasional di Najaf, kota suci Syiah, selama akhir pekan menghentikan sementara lalu lintas udara.

Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi, sebagai respon dari aksi demonstrasi tersebut, mengumumkan bahwa pemerintah sementara akan mengeluarkan dana untuk layanan air, listrik dan kesehatan di Basra, yang pernah dijuluki “Venesia Timur Tengah” untuk jaringan saluran airnya.