POLISI FILIPINA TANGKAP ISTRI AMIR ISIS DI ASIA TENGGARA

Duniaekspress.com (17/7/2018)- Polisi Filipina dan pasukan militer telah menangkap istri dari Amir baru Daesh (ISIS, red) di Asia Tenggara.

Nafisa Pundog, istri Owayda Benito Marohombsar, alias Abu Dzar, ditangkap di rumah persembunyiannya di General Santos City. Dia dimasukkan dalam Perintah Penangkapan Hukum Militer yang dirilis oleh Departemen Pertahanan Nasional tahun lalu, kata juru bicara Komando Mindanao Timur Mayor Ezra Balagtey, seperti yang dikutip Anadolu, Selasa (17/7/2018).

Pundog adalah buronan yang melarikan diri dari Marawi City Jail pada tahun 2016 dan memiliki surat perintah berdiri karena kepemilikan ilegal dari detonator peledak atau alat pembakar.

Abu Dzar telah menjadi target operasi militer intensif di provinsi Lanao del Sur sejak bulan lalu setelah laporan intelijen militer mengungkapkan bahwa ia menggantikan mantan pemimpin Isnilon Hapilon, yang dibunuh Oktober lalu menyusul pengepungan lima bulan di Marawi yang menewaskan lebih dari 1.100, sebagian besar militan.

Menurut Balagtey, operasi pengejaran terhadap Najib Calimba Pundog, seorang ahli bom yang diduga berada di antara teman-teman Abu Dzar yang melarikan diri pada hari-hari awal pengepungan Marawi, menyebabkan penangkapan Nafisa Pundog.

Najib Pundog menghadapi tuduhan pembunuhan, penculikan, dan penahanan ilegal.

Dia menolak penangkapan dan melibatkan pasukan pemerintah dalam pertempuran sengit, yang menyebabkan kematiannya dan melukai seorang petugas polisi.

Baca Juga:

ISIS MENIKAM, ISIS DITENDANG DI YAMAN

ISIS MENIKAM LAGI, 2 MUJAHIDIN HTS DIPENGGAL

Presiden Rodrigo Duterte pada 23 Mei tahun lalu menempatkan Filipina selatan di bawah darurat militer menyusul serangan oleh teroris Daesh yang mengibarkan bendera hitam dalam upaya untuk mendirikan sebuah kekhalifahan Islam di Asia Tenggara.

Pemerintahan militer diperpanjang oleh kongres hingga akhir tahun ini dalam upaya untuk memadamkan ancaman terorisme.