Duniaekspress.com (19/7/2018)- Petugas medis mengatakan, setidaknya tujuh warga sipil tewas ketika roket yang diluncurkan oleh pemberontak Houthi menghantam sebuah desa di Yaman barat.

“Korban jiwa termasuk wanita dan anak-anak. Dua lainnya luka-luka ketika terjadi penembakan di sebuah desa di kota pesisir Al Hudaydah,” kata sumber di sebuah rumah sakit pemerintah setempat, seperti yang dikutip Anadolu, Rabu (18/7/2018).

Baca Juga:

SERANGAN UDARA REZIM SASAR RUMAH SAKIT DI NAWA

ISIS BERULAH DI AFGHANISTAN

Pada hari Senin, PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahwa sekitar 35.000 keluarga telah mengungsi dari Al-Hudaydah di tengah pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak Houthi.

Bulan lalu, pasukan pemerintah Yaman didukung oleh koalisi militer yang dipimpin Saudi memulai operasi luas untuk merebut kembali provinsi Al-Hudaydah dan pelabuhan strategisnya dari para pemberontak Houthi.

Awal bulan ini, bagaimanapun Uni Emirat Arab yang merupakan anggota koalisi pimpinan Saudi, mengumumkan jeda dalam operasi militer di kota pelabuhan.

Menurut kantor PBB, kota Al-Hudaydah relatif tenang menyusul jeda yang diumumkan dalam operasi militer oleh koalisi pimpinan Saudi.

Yaman yang miskin terus dihantam oleh kekerasan sejak 2014, ketika Huthi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota Sanaa.

Konflik meningkat pada tahun 2015 ketika Arab Saudi dan sekutu Sunni-Arab yang menuduh Syiah Houthi melayani sebagai proxy Iran meluncurkan kampanye udara besar-besaran di Yaman yang bertujuan untuk mengembalikan keuntungan Houthi.