Duniaekspress.com (20/7/2018)- Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) dan rezim Bashar al-Assad lakukan pertukaran tahanan dan warga sipil lainnya. Pusat pertukaran pada penduduk Kefraya dan al-Fouah, dua kota mayoritas Syiah di provinsi utara Idlib.

Situs resmi HTS Ebaa News Agency melaporkan, 1.500 tahanan yang ditahan oleh Assad dan sekutu-sekutunya akan dibebaskan. Sebagai gantinya, milisi Syiah harus meninggalkan kota dan penduduk diizinkan untuk mengungsi juga.

HTS telah memposting serangkaian foto dan video dari evakuasi milisi dan warga sipil Syiah di Kefraya dan al-Fouah.

Proses pembebasan oleh pejuang HTS

Baca Juga:

GAZA LUNCURKAN MORTIR BALAS SERANGAN ISRAEL

SERANGAN UDARA ISRAEL TARGETKAN PENERBANG BALON

Kantor Berita Arab Suriah (SANA), sebuah cabang propaganda rezim Assad, melaporkan bahwa 121 bus dan sejumlah ambulans telah memasuki kota-kota untuk merelokasi penduduk mereka. Al Masdar News, outlet pro-rezim, menambahkan bahwa lebih dari “7000 orang, termasuk warga sipil dan pejuang,” sedang dievakuasi di bawah ketentuan kesepakatan, yang “ditengahi” oleh Turki dan Iran.

Media lokal Suriah mengatakan, Sekitar 1500 orang, termasuk 126 wanita dan 75 anak-anak, telah dibesakan oleh rezim dan milisi Hizbullah Lebanon setelah bekas cabang al-Qaeda, Hayat Tahrir al-Sham mengizinkan 6.000 orang terkepung meninggalkan desa-desa Syiah al-Foua dan Kefraya.

Situs beritan Zamn al Wasl juga memuat daftar 1500 nama-nama yang telah dibebaskan rezim Bashar al Assad melalui pertukaran tahanan tersebut.

Provinsi Idlib dikuasai oleh koalisi Jaysh al-Fath, yang dipimpin oleh Al Nusrah Front dan sekutu terdekatnya, pada awal 2015. Para jihadis Sunni dan Islamis telah lama mencoba untuk menghubungkan nasib penduduk dan pejuang di Kefraya dan al-Fouah ke nasib rekan-rekan mereka yang dipenjarakan atau dikelilingi di tempat lain di Suriah. Pada September 2015, misalnya, para jihadis Sunni menyerang kota-kota sebagai tanggapan atas bantuan Assad dan Iran di Zabadani, sebuah kota kecil di Suriah barat daya dekat perbatasan Libanon.