PENANGKAPAN KHATER UPAYA ISRAEL UNTUK MEMBUNGKAM KEBEBASAN BERBICARA

Duniaekspress.com (26/7/2018)- Hamas mengatakan bahwa penahanan Israel terhadap penulis wanita Palestina Lama Khater di Tepi Barat yang diduduki adalah upaya putus asa untuk membungkam kebebasan berbicara.

” Penangkapan Khater membuktikan kegagalan kerjasama keamanan antara Otoritas Palestina (PA) dan Israel untuk melindungi rakyat Palestina dan kebebasan mereka,” kata anggota Biro Politik Hamas Musa Dodeen, seperti yang dikutip Quds Perss, Selasa (24/7/2018).

Berita Terkait:

ISRAEL TANGKAP JURNALIS PALESTINA

“Kerja sama keamanan PA dengan Israel menawarkan kedok untuk agresi Israel, kejahatan dan kebrutalan terhadap orang-orang kami.”

Dodeen menekankan bahwa “eskalasi berbahaya” terhadap perempuan Palestina di Tepi Barat yang diduduki tidak akan pernah berhasil menghalangi perlawanan Palestina dan “akarnya ditanam di jiwa orang-orang Palestina.”

Pejabat senior Hamas juga mengatakan bahwa meningkatnya agresi Israel terhadap warga Palestina “memicu perlawanan terhadap pendudukan.”

Baca Juga:

ISRAEL TANGKAP 13 WARGA PALESTINA DI TEPI BARAT

PESAWAT TAK BERAWAK SERANG GAZA

Pasukan penjajah Israel menangkap empat wanita Palestina dalam 45 hari, termasuk Khater, yang penahanannya direkam oleh kamera ketika dia memberikan perpisahan yang sangat menyedihkan kepada anak laki-lakinya yang berusia dua tahun saat dikelilingi oleh pasukan pendudukan Israel bersenjata berat pada Senin malam.

Putri Khater seperti mengatakan, Tentara Israel menyerbu rumah Khater di kota Hebron, Tepi Barat selatan pada waktu fajar dan membawanya ke sebuah lokasi yang dirahasiakan.