Duniaekspress.com (25/7/2018)- Serangan pesawat tak berawak Israel  ke Jalur Gaza lukai sedikitnya tiga warga Palestina pada hari Selasa (24/7) petang. Sehingga jumlah korban akibat serangan Israel ke Jalur Gaza dari pagi hingga petang mencapai  7 orang, salah satunya seorang balita.

Koresponden Pusat Informasi Palestina, menyebutkan bahwa pesawat tanpa awak milik pasukan penjajah Zionis menembakkan sebuah rudal ke arah sekelompok warga di timur daerah Malikah di kampung Syujaiyah di Gaza. Serangan ini mengakibatkan tiga orang warga terluka. Tim medis berhasil mengevakuasi korban dan dilarikan ke rumah sakit asy-Syifa di Gaza.

Sebelumnya, seorang pemuda dan seorang bocah terluka dalam serangan tembakan dan gas air mata yang dilakukan pasukan penjajah Zionis Israel Jalur Gaza.

Baca Juga:

ISRAEL TANGKAP JURNALIS PALESTINA

KRITIK PEMERINTAH, SAUDI BUNGKAM PARA ULAMA

Sumber-sumber Palestina menyebutkan pasukan penjajah Zionis menembaki sekelompok warga di timur Jabalia, wilayah utara Jalur Gaza. Serangan ini mengakibatkan seorang warga terluka dan dilarikan ke rumah sakit daerah.

Sementara itu di wilayah tengah Jalur Gaza, seorang bocah terluka di kepalanya karena terkena tembak meriam gas yang dilakukan pasukan penjajah Zionis di timur kamp pengungsi a-Buraij.

Sebelumnya, Selasa pagi, dua warga terluka akibat serangan pasukan penjajah Zionis terhadap dua kelompok warga secara terpisah di timur Jabalia. Yang pertama terluka tembak oleh sniper penjajah Zionis dan yang kedua akibat serangan pesawat tanpa awak di timur kota.

Selama dua hari terakhir, pesawat Israel meluncurkan dua serangan di timur Jabalia, melukai dua warga sipil. Sementara tembakan beberapa kali dilancarkan ke lahan pertanian dan observatorium perlawanan.

Pasukan penjajah Israel mengklaim bahwa mereka menarget para peluncur layang-layang dan balon api.

Serangan penjajah Zionis “Israel” ini telah melanggar kesepakatan untuk gencatan senjata, yang kembali ditegaskan atas dukungan dari Kairo dan pihak-pihak internasional pada Jumat malam lalu.