Duniaekspress.com. (28/7/2018). – Jakarta –DKI Jakarta telah berulang kali menjadi saksi sejarah perjalanan bangsa. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional akan menjadi sejarah baru bagi Indonesia.

Anies menyampaikan kalimat sambutan dalam pembukaan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional. “Sebagai kota yang ketempatan untuk Ijtima, saya menyampaikan rasa syukur kota ini manjadi tempat di mana sejarah kembali akan terukir,” kata Anies di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta, Jumat (27/07/2018).

poto : Anies Bawesdan

Jakarta, kata Anies, telah berulang kali menjadi saksi sejarah Indonesia. Pada tahun 1928 dan 1945 tokoh-tokoh pendiri bangsa dari berbagai wilayah Indonesia berkumpul di Jakarta untuk memikirkan kehidupan bangsa.

Situasi itu hari ini kembali terulang di Jakarta, ketika ulama dan tokoh nasional berkumpul dalam Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional. “Semua datang untuk memikirkan masa depan Indonesia, seperti para pendiri bangsa ini,” kata Anies.

“Mudah-mudahan hari ini kita menyaksikan akan ada sejarah baru untuk Jakarta dan Indonesia,” imbuhnya.

Beliau berharap ada sejarah baru yang tercipta dalam Ijtima ini dan akan dikenang oleh anak cucu kita di masa mendatang. Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional juga diharapkan akan membangkitkan persatuan bangsa dan umat.

“InsyaAllah Ijtima ini akan menghasilkan keputusan yang berharga untuk bangsa,” pungkasnya.

Ijtima yang diinisiasi oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF) akan berlangsung pada 27 sampai 29 Juli 2018 di Hotel Menara Peninsula. Acara itu akan diikuti oleh ratusan ulama dan tokoh nasional seluruh Indonesia. (RR).

Baca juga, MEDIA THE GUARDIAN BONGKAR TEAM BUZZER AHOK