DPO TERORIS BANGIL DITANGKAP DENSUS88 DI LAWANG, MALANG

duniaekspress.com, 5 Agustus 2018. Ahmad Rabbani, pelaku teroris ISIS yang menjadi DPO karena melarikan diri dari Bangil, Pasuruan ditangkap tim Densus 88 Di sebuah perkampungan di belakang Pasar Lawang, Malang kemarin (4/8).

Ahmad kabur dari rumah kontrakannya di Bangil pada 5 Juni 2018 karena terjadi tiga ledakan bom yang mengakibatkan anaknya luka robek di paha. Ledakan diakibatkan kecelakaan, dikarenakan bom yang ia rancang dijadikan mainan oleh anaknya sendiri. Akibat ledakan tersebut anaknya harus dilarikan ke rumah sakit karena luka yang serius, sementara Ahmad kabur dari kontrakan dan sempat ditembak oleh tetangganya dengan senapan angin dan mengenai dada Ahmad, namun dia dapat kabur menggunakan sepeda motornya.

Teroris bangil

Anak Ahmad yang ditinggalkan bapaknya mengalami luka robek pada paha

Istri Ahmad dibawa polisi untuk dimintai keterangan

Warga hanya tahu saat Ahmad sudah dibawa team Densus88 dengan luka di kaki.  Menurut kepolisian, saat ditangkap, Ahmad melakukan perlawanan dengan menggunakan pisau sehingga aparat harus menghadiahkan timah panas di kaki sang DPO.  Saat ditangkap, terduga pelaku tengah membawa tas yang isinya mi instan, baju dan berbagai perlengkapan lainnya, selain pisau yang digunakan untuk melawan.

teroris bangil

Foto Ahmad Abdul Rabbani, di tangannya terlihat bekas luka bakar akibat kecelakaan dalam membuat bom rakitan

Ahmad sempat ditahan karena kasus bom sepeda onthel di Kalimalang pada 30 September 2010. Dia merakit bom sendiri dan dibawa dalam kardus di atas sepeda onthel miliknya, niatnya ingin membom sebuah pos polisi, namun kecelakaan terjadi dimana bom meledak sebelum sampai ke sasaran dan Ahmad tergeletak pingsan. Ahmad divonis 5,5 tahun, setelah bebas, pria kelahiran Lhokseumawe 48 tahun yang lalu ini berulah kembali dan juga kembali terjadi kecelakaan.

(AZ)

MUJAHIDIN THALIBAN KLAIM BERSIHKAN ISIS DI UTARA AFGHANISTAN

AKTIVIS SWEDIA UNGKAP ADANYA PENYIKSAAN SELAMA DI TAHANAN ISRAEL