Serangan tank Israel tewaskan dua anggota sayap militer Hamas, Brigade Ezzedin al-Qossam

Duniaekspress.com (8/8/2018)- Serangan tank Israel telah menewaskan dua anggota gerakan perlawanan Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza setelah tembakan dilepaskan ke arah anggota Ezzedin al-Qassam.

Sayap militer Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam, Selasa (7/8) mengidentifikasi orang-orang Palestina yang tewas adalah Ahmed Murjan dan Abdel-Hafez al-Silawi, keduanya berusia 23 tahun dan menegaskan bahwa mereka adalah anggota kelompok tersebut.

Para saksi mengatakan serangan itu terjadi di kota Beit Lahia di Jalur Gaza utara.

Baca Juga:

APAKAH SAYED MENJADI GUBERNUR MUSLIM PERTAMA DI AMERIKA?

GAZA LUNCURKAN KAPAL KEMERDEKAAN 3

Sebuah pernyataan militer Israel, yang tampaknya merujuk pada insiden yang sama, mengatakan bahwa tentara membalas tembakan setelah tembakan dilepaskan ke tentaranya dari sebuah pos Hamas di Jalur Gaza utara, dekat perbatasan dengan Israel.

Sumber-sumber Palestina mengatakan itu adalah serangan dengan pesawat tak berawak, sementara militer Israel mengatakan itu adalah tembakan tank.

Sebuah video yang dishare oleh tentara Israel menunjukkan sebuah tank yang menyerang pos militer di Jalur Gaza.

Hamas memperingatkan Israel bahwa mereka akan membayar untuk serangan itu.

Memimpin Hamas Mushir al-Masri menggambarkan serangan itu sebagai “pelanggaran gencatan senjata” yang mana Israel akan “menanggung konsekuensinya”.

Setelah pertemuan dengan faksi-faksi perlawanan lainnya, al-Masri mengatakan kepada wartawan bahwa pejuang Palestina tidak akan membiarkan Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Sejak warga Palestina melancarkan unjuk rasa Great March of Return pada akhir Maret, setidaknya 160 warga Palestina telah terbunuh oleh tembakan Israel.