Jadi pengikut ISIS di Afghanistan, WNI ditangkap Mujahidin Taliban

Duniaekspress.com. (9/8/2018). — Afghanistan — Menyusul dikalahkannya daulah ISIS di jawzjan afghanistan utara oleh mujahidin taliban, sebuah video yang di unggah mengenai ditangkapnya beberapa pasukan ISIS oleh Taliban telah beredar via media online. yang menjadi Uniknya ada beberapa militan asing yang ikut ditangkap oleh Taliban, tepatnya di distrik Darzab, berasal dari Indonesia. Banyak dari para militan ini dilaporkan berasal dari Asia Tengah, meski begitu beberapa warga negara lain juga tercantum dalam video.

 

Dalam klip pendek tersebut, yang muncul di media saluran-saluran pro-Taliban di Telegram serta laman-laman Afghanistan di Facebook, lebih dari satu lusin militan asing diperlihatkan menyerahkan diri kepada Taliban. Seorang komandan Taliban terlihat memanggil masing-masing pejuang yang menyerah secara individual, di mana kewarganegaraan mereka juga disebut.

Sebagian besar petempur tampaknya berasal dari Asia Tengah (khususnya Uzbekistan, Tajikistan, Kazakhstan, dan Kyrgyzstan), selain itu ada pula yang berasal dari Indonesia, Turki, dan Prancis. Tiga anak juga dapat terlihat menyerah dengan para pejuang Daulah ISIS (Daesh). Video itu, jika akurat, dapat menjadi bukti untuk merinci lebih dalam komposisi pasukan Daulah ISIS pengikut abu bakar al-baghdadi di Afghanistan utara.

Para militan asing kemungkinan adalah bagian dari jaringan Qari Hikmatullah, termasuk WNI ditangkap.  Hikmatullah adalah komandan penting Daulah ISIS (Daesh) di utara yang juga menjabat sebagai fasilitator tempur asing senior kelompok itu di Afghanistan utara. Kemungkinan militan ini dibawa ke Jawzjan di bawah komandonya. Hikmatullah dibunuh oleh serangan udara AS pada bulan April dan digantikan oleh Mawlavi Habibul Rahman.

Mawlavi Habibul Rahman, serta dua pemimpin negara Islam lainnya, menyerah kepada pemerintah boneka afghanistan dalam beberapa hari terakhir, bersama dengan 200 orang pengikutnya setelah mereka (ISIS) dapat dikalahkan oleh mujahidin Taliban. Namun, kemungkinan tidak seluruhnya daulah ISIS telah “benar-benar dikalahkan” di utara. Kelompok ini terus memiliki kehadiran di kabupaten lain di Jawzjan serta provinsi tetangga Sar-i-Pul dan Faryab.

Tidak jelas berapa banyak dari 200 yang juga pejuang asing, meskipun, Daulah ISIS juga dikenal untuk merekrut banyak di antara penduduk asli Afghanistan.

Foto dan video dari acara penyerahan ini juga telah beredar cukup banyak, tidak hanya di media Afghanistan, tetapi juga pada saluran pro-Taliban dan pro-al Qaidah di Telegram. Para pejuang daulah ISIS di afghanistan mereka lebih rela bergabung dengan rezim thogut boneka penjajah Amerika serikat dan sekutunya dari pada bertaubat dan bergabung dengan mujahidin Imarah Islam afghanistan (mujahidin Taliban). (RR).

Sumber:  longwarjournal

 

Baca juga, MUJAHIDIN TALIBAN KLAIM BERSIHKAN ISIS DI UTARA AFGHANISTAN