70 ROKET HAMAS HUJANI ISRAEL

70 ROKET HAMAS HUJANI ISRAEL

70 roket Hamas hujani wilayah Israel sebagai respon gugurnya dua pejuang Brigade Ezzeden Al-Qassam

Duniaekspress.com (9/8/2018)- Pejuang Hamas luncurkan sedikitnya 70 roket ke Israel, yang menurut media Israel sebagian besar dihadang oleh sistem pertahanan udara Iron Dome dan sebagian jatuh di daerah terbuka. Tiga orang Israel menderita luka-luka dari serangan itu.

Roket-roket itu diluncurkan Hamas sebagai balasan gugurnya dua anggota sayap militernya oleh tembakan tank pasukan penjajah Israel dipos pemantau milik Hamas diperbatasan Gaza, pada hari Selasa (7/8).

Berita Terkait:

SERANGAN TANK ISRAEL, 2 ANGGOTA HAMAS GUGUR

Sayap militer Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam telah mengidentifikasi orang-orang Palestina yang tewas atas serangan tersebut adalah Ahmed Murjan dan Abdel-Hafez al-Silawi, keduanya berusia 23 tahun dan menegaskan bahwa mereka adalah anggota kelompok tersebut.

Para saksi mengatakan serangan itu terjadi di kota Beit Lahia di Jalur Gaza utara.

Israel mengkalim serangan tersebut sebagai balasan atas tembakan yang diperkirakan oleh pasukan Israel berasal dari pos milik Hamas.

Pernyataaan Israel tersebut langsung dibantan Brigade Al-Qossam yang dalam siaran persnya pada hari Selasa (7/8) yang mengatakan kedua anggotanya sedang berada di medan latihan menembak dan tidak sedang menyerang pasukan penjajah Zionis di perbatasan.

Baca Juga:

ISRAEL TUTUP MASJID AL-IBRAHIMI UNTUK KAUM MUSLIMIN

GAZA DALAM ANCAMAN BAHAYA, KRISIS BBM KIAN MELANDA

Dalam keterangan resminya, al-Qassam juga menyampaikan ucapakan duka atas gugurnya dua pejuangan kami Ahmad Abdullah Jumah Marjan (23) dan Abdul Hafidz Muhammad Abdul Hafidz Silawi (23), yang gugur akibat serangan yang dilancarkan pasukan penjajah Israel ke pos perlawanan Ashkelon milik al-Qassam di utara Jalur Gaza.”

Sebelumnya Hamas memperingatkan Israel bahwa mereka akan membayar mahal untuk serangan itu.

Memimpin Hamas Mushir al-Masri menggambarkan serangan itu sebagai “pelanggaran gencatan senjata” yang mana Israel akan “menanggung konsekuensinya”.

Setelah pertemuan dengan faksi-faksi perlawanan lainnya, al-Masri mengatakan kepada wartawan bahwa pejuang Palestina tidak akan membiarkan Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Sejak warga Palestina melancarkan unjuk rasa Great March of Return pada akhir Maret, setidaknya 160 warga Palestina telah terbunuh oleh tembakan Israel.

 

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This