Duniaekspress.com (10/8/2018)- Al-Arabiyah melaporkan, para pejuang Imarah Islam Afghanistan (Thaliban) dengan persenjataan berat menyerang kota Ghazni di Afghanistan tengah pada Jumat (10/8) pagi waktu setempat.

Serangan terhadap sebuah kota strategis yang membentang di jalur utama antara ibukota Kabul dan Afghanistan selatan telah menunjukkan kekuatan Taliban yang kian meningkat setelah gencatan senjata selama Idul Fitri.

Pihak pemerintah Afghanistan mengatakan bentrokan antara pasukan pemerintah dan Thaliban dimulai semalam dan memaksa pihak berwenang menutup jalan raya yang menghubungkannya dengan Kabul.

“Thaliban menjatuhkan rudal di dekat kawasan pemukiman dan area komersial. Belum ada satu menit pun serangan terhenti selama delapan jam terakhir,” kata seorang pejabat senior pemerintah di Kota Ghazni.

Baca Juga:

KEMENANGAN TALIBAN SECARA POLITIK JIKA AMERIKA MENDATANGI TALIBAN UNTUK BERDAMAI

MILITER SURIAH MULAI GEMPUR IDLIB

Seorang pejabat pemerintah yang kedua mengatakan terlalu berbahaya bagi orang-orang untuk meninggalkan rumah mereka dan dia tidak memiliki rincian tentang korban.

“Tidak mungkin keluar dari rumah kami untuk membantu yang cedera atau untuk mengumpulkan jenazah para korban,” katanya.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan beberapa bagian kota telah dikuasai oleh Thaliban dan banyak orang terbunuh.

Serangan terhadap kota Ghazni mengikuti serangan serupa terhadap Farah pada bulan Mei, ketika gerilyawan hampir berhasil menduduki kota di Afghanistan barat.

Gerilyawan Thaliban dan gerilyawan yang tergabung dalam kelompok lain telah aktif di provinsi Ghazni, dan pejuang Thaliban merebut satu distrik di sana dan membunuh gubernurnya pada bulan April lalu.