MUJAHIDIN THALIBAN KUASAI KOTA GHAZNI

Duniaekspress.com (13/8/2018)- Pertempuran di kota penting Ghazni di Afghanistan antara pejuang Taliban dan pasukan keamanan telah meningkat, dengan puluhan orang dilaporkan tewas setelah tiga hari pertempuran.

Politisi dari Ghazni yang berhasil berbicara dengan beberapa warga mengatakan pada hari Ahad (12/8) bahwa Thaliban telah menguasai sebagian besar kota setelah meluncurkan serangan awal pada hari Jumat (10/8)

“Hanya kantor gubernur, markas polisi dan badan intelijen yang berada di tangan pemerintah dan Taliban sedang berusaha untuk mengambilnya,” kata Chaman Shah Ehtemadi, seorang legislator dari Ghazni, yang dikutip Al-Jazeera, Ahad (13/8/2018).

Berita Terkait:

THALIBAN TERUS GEMPUR KOTA GHAZNI

Nasir Ahmad Faqiri, seorang anggota dewan provinsi, mengatakan hanya polisi dan badan intelijen Afghanistan yang memerangi Taliban tanpa bantuan dari tentara.

“Situasinya sangat mengerikan saat ini,” katanya.

Mohammad Rahim Hasanyar, seorang senator dari provinsi, mengatakan bala bantuan dari ibukota, Kabul, tidak bisa bergerak melewati Rawza, sebuah kota yang terletak 2km timur laut Ghazni.

Video pendek yang beredar di media sosial, konon berasal dari Ghazni, menunjukkan patroli oleh sejumlah pejuang Thaliban bersenjata berat, dengan latar belakang gumpalan asap dan nyala api besar yang keluar dari kota.

“Ini sudah berakhir dan kota ini telah diambil,” kata seorang pria yang berdiri di luar rumahnya, dengan beberapa pejuang Taliban di dekatnya.

Baca Juga:

KEBIADABAN ISRAEL DALAM MEMBUNUH ANAK-ANAK PALESTINA MENINGKAT

PEMIMPIN IKHWANUL MUSLIMIN DIVONIS SEUMUR HIDUP

Sebelumnya diberitakan, pejuang Imarah Islam Afghanistan (Thaliban) dengan persenjataan berat menyerang kota Ghazni di Afghanistan tengah pada Jumat (10/8) pagi waktu setempat.

Serangan terhadap sebuah kota strategis yang membentang di jalur utama antara ibukota Kabul dan Afghanistan selatan telah menunjukkan kekuatan Taliban yang kian meningkat setelah gencatan senjata selama Idul Fitri.

Pihak pemerintah Afghanistan mengatakan bentrokan antara pasukan pemerintah dan Thaliban dimulai semalam dan memaksa pihak berwenang menutup jalan raya yang menghubungkannya dengan Kabul.

“Thaliban menjatuhkan rudal di dekat kawasan pemukiman dan area komersial. Belum ada satu menit pun serangan terhenti selama delapan jam terakhir,” kata seorang pejabat senior pemerintah di Kota Ghazni.

Berita penyerangan ke Ghazni telah di benarkan oleh Juru bicara Thaliban Zabihullah Mujahid, beliau mengatakan beberapa bagian kota telah dikuasai oleh Thaliban dan banyak orang terbunuh.