Operasi keamanan di Idlib Hayat Tahrir al-Sham kembali tangkap orang-orang yang diduga akan melakukian pengkhianatan

Duniaekspress.com (16/8/2018)- Kelompok Pejuang di Provinsi Idlib melanjutkan operasi kemanan mereka untuk menangkap orang-orang yang mencoba bekerjasama dengan rezim Suriah untuk melakukan pengkhianatan terhadap para pejuang.

Pada hari Rabu, pejuang Hayat Tahrir Al-Sham (HTS) dilaporkan telah menangkap setidaknya 12 orang di desa Ma’arat Hurmah dan Al-Naqeer di selatan Idlib.

Hay’at Tahrir Al-Sham meduga ke 12 orang tersebut mencoba merencanakan perjanjian dengan rezim Suriah Bashar al-Assad dalam kedua kota di Provinsi Idlib.

Berita Terkait:

HTS LACAK SEL TIDUR RUSIA DI IDLIB

“Orang-orang yang ditahan ini sedang diselidiki saat ini, jika mereka ditemukan berhubungan dengan pemerintah, mereka akan menghadapi kematian karena pengkhianatan,” kata kelompok Tahrir al-Sham.

Penangkapan terbaru ini terjadi hanya seminggu setelah Hayat Tahrir Al-Sham meluncurkan operasi keamanan berskala besar untuk mengidentifikasi dan menangkap siapa pun yang dicurigai meminta rekonsiliasi dengan pemerintah.

Hay’at Tahrir Al-Sham mengatakan tujuan dari operasi ini untuk menghindari skenario Dara’a yang potensial, di mana banyak penduduk setempat bekerja dengan pemerintah untuk membuat perjanjian rekonsiliasi (pengkhianatan, red).

Baca Juga:

RUBAH HUKUM WARIS, AL-AZHAR PERINGATKAN TUNISIA

SEPULUH KABUPATEN DI GHAZNI, BERHASIL DIREBUT DAN DIKUASAI MUJAHIDIN TALIBAN

Sebelumnya pada bulan lalu Hayat Tahrir al-Sham dengan kekuatan penuh telah menangkap tiga orang yang mengaku bahwa mereka telah bekerjasama dengan intelijen militer rezim dan dengan basis bandara udara Hameimym Rusia. Mereka ini adalah mata-mata yang membocorkan lokasi atau koordinat basis-basis mujahidin kepada angkatan udara rezim maupun Rusia

Tharir al-Sham juga menangkap 13 orang karena berhubungan dengan rezim, mereka mengatakan mencari kesepakatan rekonsiliasi dengan pasukan Assad, kata sumber setempat.

Penggerebekan itu menargetkan kota al-Hubait di desa selatan Idlib. sumber mengatakan orang-orang yang ditahan telah berkoordinasi dengan pangkalan Hameimym Rusia di Latakia.

HTS adalah kelompok jihadis yang menguasai sebagian besar provinsi utara Idlib ini telah melancarkan serangan besar-besaran melawan kelompok Daesh (ISIS) dan sel tidur rezim dalam beberapa minggu terakhir setelah serangkaian pembunuhan yang ditargetkan kepada para petingginya.

“Lebih banyak sel tidur dilenyapkan kedamaian internal akan segera terwujud,” kata seorang pimpinan Tahrir al-Sham.