4000 Triliun yang didapat AS dari hasil jualan ISIS pada koalisinya

Duniaekspress.com. (18/8/2018). –  Washington – Amerika Serikat mengatakan, Jumat (17/08), negaranya berhasil menghimpun dana sebesar 300 juta dolar atau sekitar 4000 triliun lebih dari Negara-negara koalisi. Uang sebesar ini untuk membangun dan menstabilkan kota-kota di Suriah yang hancur akibat pertempuran koalisi pimpinan AS dan Daulah ISIS (Daesh).

Departemen Luar Negeri AS mengaku bahwa pihaknya sendiri akan mengalokasikan dana sebesar $230 juta atau sekitar 3,2 trilun rupiah lebih dari dana beku untuk tujuan lain di Suriah. Langkah ini, tegas Depdagri, bukan berarti Washington menarik diri dari konflik.

Maret lalu, Trump membekukan dana dan mengancam menarik pasukan AS dari Suriah, sampai peninjauan kembali peran Washington dalam perang tujuh tahun yang sedang berlangsung. Tidak jelas apakah uang itu akan membujuk Trump untuk tetap tinggal.

Amerika Serikat telah menunjuk diplomat veteran sekaligus mantan duta besar untuk Iraq, Jim Jeffrey, sebagai penasihat Menteri Luar Negeri Mike Pompeo di. Ia berperan menjadi penasihat untuk mewujudkan transisi politik di Negara itu.

Meskipun Washington sejak awal bersikeras ingin rezim Assad lengser, namun saat ini pemerintahan Trump tampaknya menerima posisi Assad sampai akhir masa jabatannya pada 2012. Di saat yang sama, Amerika Serikat menyatakan siap membersihkan sisa-sisa ISIS di timur Negara itu.

Amerika Serikat yakin ISIS telah kehilangan sekitar 98 persen wilayahnya di Iraq dan Suriah.

Asisten Deputi Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, David Satterfield, mengatakan tidak akan ada pendanaan internasional untuk rekonstruksi Suriah sampai proses politik “kredibel dan meyakinkan” untuk mengakhiri konflik Suriah telah dimulai.

“Tidak akan ada bantuan ke Suriah melalui perjanjian internasional kecuali PBB telah meyakinkan, bukan Moskow, bukan Washington atau ibukota lainnya. Proses politik yang kredibel dan tidak berubah telah dimulai,” katanya dalam sebuah konferensi.

Dia mengatakan pemerintah Rusia dan Suriah menginginkan pendanaan internasional untuk rekonstruksi Suriah.

McGrick menunjukkan Arab Saudi menymbang $ 100 juta dan UAE menjanjikan kontribusi $ 50 juta untuk pembiayaan baru. Australia, Denmark, Uni Eropa, Taiwan, Kuwait, Jerman dan Perancis juga menjanjikan dana. (RR)

Sumber: Reuters

 

Baca juga, 100 JUTA DOLAR UNTUK PROYEK KOALISI ANTI ISIS