duniaekspress.com, 26 Agustus 2018. Hakimul ummah, Amir Al-qaeda, Syaikh Aiman Adzhowahiri merilis video berdurasi 5 menit dirilis pada 23/8 yang berjudul: “Pertempuran Kesadaran dan Keinginan – Struktur Yang Solid”.

Video dibuka dengan ayat:

وَقَاتِلُواْ الْمُشْرِكِينَ كَآفَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَآفَّةً
وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ
“Dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwa Alloh bersama orang-orang yang bertakwa”. (QS. At-Taubah : 36)

Setelah pembukaan, Syaikh Aiman menَgingatkan akan syari’at yang suci yang kita berpegang padanya, yaitu menjaga kesatuan muslimin dan mujahidin dan berperang dalam suatu barisan yang rapih,

واعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai… (QS Ali Imran 103)

syaikh Aiman mengingatkan bahwa setelah khalifah Islam terakhir, khilafah Utsmaniyah, jatuh selama Perang Dunia Pertama, bahwa orang-orang kafir dan penjajah membagi wilayah ummah ini menjadi lusinan potongan, yang kita sesali, Tapi semua harapan tidak hilang.

Berbagai gerakan “muncul” dari dalam ummah (komunitas Muslim di seluruh dunia) “untuk melawan” “tirani” orang-orang kafir. Yang paling penting dari ini adalah Imarah Islam Taliban di Afghanistan, yang mengatur proyek jihadis Afghanistan pada jalur yang benar.
Syaikh mengatakan bahwa Syaikh Usamah bin Ladin dan para “pemimpin” jihadis lainnya tahu betapa pentingnya bagi mujahidin untuk menggalang di sekitar Emirat Taliban yang diberkati ini, karena ini adalah “inti” dari upaya Muslim “untuk membangun kembali Khilafah mereka. khilafah ‘ala minhajin nubuwah. ”
Syaikh Usamah meminta ummah untuk bersatu di belakang Imarah Islam Afghanistan dan “banyak yang menjawab panggilannya.” Meskipun Syaikh Usamah telah syahid sebagaimana kita menyaksikannya, beliau telah “menanam benih dari persatuan di sekitar Emirat Islam ini. Telah banyak kelompok bergabung” bersama-sama di sekitar Emirat Islam ini, “membentuk” aliansi jihad internasional “yang membentang dari Turkistan hingga Samudera Atlantik.

Imarah Islam Taliban telah memenangkan kasih sayang ummah dan terus menikmati dukungan ini bahkan ketika ia berperang melawan Tentara Salib dan kafir yang menginvasi Afghanistan. Oleh karena itu, “tugas” para jihadis adalah untuk “memperkuat” persatuan Muslim di sekitarnya. Dia menyerukan kepada Muslim untuk mendukung perang Taliban melawan kampanye Tentara Salib di Afghanistan dan di tempat lain.

Para ulama sidiq dan mujahidin yang tulus harus memupuk persatuan di antara masyarakat, sambil memperingatkan mereka yang menabur perpecahan, merusak shoff, dan yang membenarkan tumpahnya darah Muslim (maksud beliau adalah daesh, -ed). Syaikh mengatakan bahwa Al Qaeda ingin “menyatukan” ummah, karena ini akan membuat ketakutan di hati musuh-musuh mereka. “Persatuan” akan mengarah pada “kemenangan” dan merupakan “landasan kuat” yang diperlukan untuk membangkitkan kembali kekhalifahan ‘ala minhajin nubuwwah.

Link video:  https://jihadology.net/2018/08/23/new-video-message-from-al-qaidahs-dr-ayman-al-%e1%ba%93awahiri-the-battle-of-will-and-awareness-the-solid-structure/

(AZ)

ANGKATAN UDARA AMERIKA LANJUTKAN OPERASI PENYELAMATAN ISIS DI NANGRAHAR

PESAWAT BALING-BALING, SOLUSI MENINGKATKAN DAYA GEMPUR BAGI NEGARA DENGAN LOW BUDGET