PESAWAT BALING-BALING, SOLUSI MENINGKATKAN DAYA GEMPUR BAGI NEGARA LOW BUDGET

duniaekspress.com, 26 Agustus 2018. Pemanfaatan angkasa sebagai kekuatan daya gempur bagi musuh bukan suatu hal yang diabaikan, karena dari angkasalah konvoi lawan dapat menjadi sasaran empuk (sitting duck) untuk dilumat.

Air superiority (keunggulan di angkasa) adalah kunci kemenangan suatu operasi militer modern. Dan ini diadopsi oleh strategi militer negara-negara maju. Namun pengadaan pesawat jet tempur beserta perangkatnya bukanlah biaya yang murah.

Tugas satuan udara meliputi :

  1. Tempur /fighter,  berfungsi untuk merontokkan pesawat lawan, atau bahkan pesawat tempur lawan, pesawat ini harus mampu bermanuver dalam dog fight
  2.  Pembom, menghancurkan target di darat,  biasanya memiliki daya angkut senjata yang besar, namun harus mampu menghindari/ mengkounter serangan yang berasal dari darat.
  3. Angkut. Mengangkut orang atau peralatan militer.
  4. reconaisance atau recce atau intel, atau mata-mata.  Mengumpulkan data-data intelijen, biasanya dilengkapi alat pendeteksi dan pengindera jarak jauh.
  5. Pesawat latih, untuk melatih calon pilot, biasanya memiliki tempat duduk dua, satu buat instruktur, satu buat calon.

Pesawat OV-10 Bronco sedang melepaskan bom besi, bronco masih digunakan TNI sebagai pesawat serang darat ringan

Pada zaman Perang dunia II ke belakang, pesawat-pesawat udara digerakkan oleh bilah baling-baling, belum ada mesin jet, sehingga kecepatan pesawat belum bisa melebihi kecepatan suara (mach). Namun pesawat militer berbaling-baling ini masih tetap dipakai oleh berbagai negara, terutama negara-negara dunia ketiga dikarenakan :

  1. Murah, bahkan pesawat baling-baling sipil yang dijual di pasaran dapat disulap menjadi pesawat dengan tujuan perang
  2. Hemat bahan bakar, sehingga dapat terbang berjam-jam lebih lama dari pesawat jet.
  3. Mudah dalam perawatan dan pengoperasian.
  4. Ekonomis, bagi negara kaya, memukul konvoi milisi dengan pesawat jet ibarat memukul lalat dengan kanon, alias berlebih-lebihan dan pemborosan, karena pesawat baling-baling terbukti efektif menyapu bersih konvoi ini seperti yang dipamerkan pada perang dunia kedua.
  5. bagi pesawat baling-baling ringan tidak membutuhkan landasan yang panjang, cukup 400m, landasan bisa aspal, beton,  bahkan dapat menggunakan tanah datar atau tanah berumput.
  6. Dapat digunakan multifungsi, misalnya selain sebagai pesawat pembom,  dapat dipakai sekaligus sebagai pesawat intel maupun latihan tentunya dengan sedikit modifikasi.
  7. Bersuara lebih kecil daripada pesawat jet, sehingga baik sebagai pesawat survey
  8. Dapat terbang dengan kecepatan rendah,  sehingga memperbesar akurasi dalam menargetkan sasaran di permukaan

Demikianlah mengapa pesawat jenis ini disarankan bagi kelompok atau negara yang memiliki budget rendah, namun harus memperhatikan kelemahannya yaitu:

Jika bertemu dengan jet tempur modern apalagi melakukan dog fight maka sangat susah bagi pesawat baling-baling untuk memenangkan pertempuran, dikarenakan level manuver pesawat jet di atas pesawat baling-baling, dan pesawat jet dapat terbang menanjak vertikal lebih baik sehingga bisa melepaskan diri dari jangkauan pesawat baling-baling. Bahkan sering kali pesawat baling-baling sudah rontok dihajar misil sebelum melihat pesawat jet tempur modern tersebut, karena mereka memiliki radar yang lebih baik dan mahal.  SOLUSI bagi pesawat baling-baling dalam hal ini adalah: menghindari jet tempur sebisa mungkin dengan cara terbang rendah atau sangat rendah, karena radar tidak dapat mendeteksi pesawat yang terbang sangat rendah. Ini dilakukan sebelum mencapai target darat yang akan dibom, dan setelah tugas pemboman selesai balik pulang dengan cara yang sama (terbang rendah). Namun harus hindari posisi-posisi musuh yang terpasang senjata AA gun (anti air gun) seperti senjata kaliber 14 dan 23mm,  dan juga SAM (surface to Air Missle= misil darat ke udara). Jika pesawat ketahuan dan diburu pesawat jet lawan maka harus diusahakan kabur ke wilayah aman dimana senjata anti pesawat dari teman yang siap menolong.

(AZ)

Baca juga,   SERANGAN DRONE KE BANDARA HMEIMIM MENINGKAT,

DRONE INI YANG COBA BUNUH PRESIDEN MADURO, BAGAIMANA MEMBUAT ANTI DRONE?